Share

Dana Haji untuk Infrastruktur, Harusnya Bisa karena Sifatnya Jangka Panjang

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Senin 31 Juli 2017 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 31 20 1747103 dana-haji-untuk-infrastruktur-harusnya-bisa-karena-sifatnya-jangka-panjang-JK1QLV8XNw.jpg Foto: Lidya Julita Sembiring/Okezone

JAKARTA - Pemerintah kembali mendorong agar dana haji yang jumlahnya telah mencapai puluhan triliun rupiah diinvestasikan untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur. Usulan agar dana haji diinvestasikan ke pembiayaan infrastruktur disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melantik Dewan Pengawas dan anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

Asisten Deputi Perumahan, Pertanahan, dan Pembiayaan Infrastruktur Kemenko Perekonomian, Bastary Panji Indra mengatakan, dana haji harusnya bisa digunakan untuk pembiayaan infrastruktur di Indonesia. Karena dana haji biasanya disimpan dalam jangka waktu panjang, tidak langsung digunakan.

"Semestinya bisa (digunakan). Dana haji itu kan sifatnya lebih long term," ungkapnya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Baca Juga:

Belajar dari Saudi Arabia-Malaysia, Menteri Bambang: Indonesia Harus Jadi Kiblat Investasi Dana Haji!

Dana Haji Boleh Diinvestasikan Bangun Infrastruktur, Ini Penjelasannya

Menurutnya, negara tetangga seperti Malaysia sudah lebih dulu menggunakan dana haji untuk pembangunan infrastrukturnya. Bahkan bukan cuma dana haji, dana pensiun mereka juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan.

"Malaysia lah (contohnya), dia juga menggunakan dana haji, dana pensiun, jadi menurut saya bisa-bisa saja lah. Ini dipakai untuk membangun infrastruktur itu kewajiban pemerintah. Infrastruktur selalu memiliki jaminan. Jadi investasi sesuatu yang dijamin pemerintah itu aman sekali. Sementara belajarnya Malaysia. Bagus lah itu, saya mendukung. Jadi pemanfaatan enggak sembarangan," jelasnya.

Baca Juga:

Dana Haji untuk Infrastruktur, Presiden Jokowi: Itu Dana Umat, Hati-Hati Penggunaannya!

Sepanjang Aman dan Hati-Hati, MUI Izinkan Dana Haji untuk Biayai Infrastruktur

Sementara itu, ia mengatakan belum mengetahui secara detail arah investasi dana tersebut. Namun sudah mendengar rencana-rencana bahwa dana tersebut akan digunakan untuk investasi.

"Belum ada (arah investasi). Tapi wacana-wacana itu ada untuk penggunaan dana pensiun, dana haji dan lain-lain. Sudah ada diskusi. Secara instrumen itu harus dibangun. Kita berpikir gimana, lebih baik ngutang ke luar atau mengoptimalkan dana dalam negeri. Toh itu dana masyarakat kita. Bagaimana memanfaatkannya supaya aman, optimal," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini