Soal Akuisisi Bank Muamalat, Dirut Minna Padi: Tak Ada Kesepakatan, Belum Bisa Komentar

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 02 278 1748349 soal-akuisisi-bank-muamalat-dirut-minna-padi-tak-ada-kesepakatan-belum-bisa-komentar-X77P0DmGCy.jpg Dirut Minna Padi Djoko Joelianto. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) menampik adanya isu rencana akuisisi bank berbasis syariah. Isu yang beredar mengatakan bahwa Minna Padi akan mengambil alih Bank Muamalat.

Direktur utama Minna Padi, Djoko Joelianto menjelaskan bahwa saat ini pihak perseroan belum memiliki kesepakatan dengan pihak mana pun terkait akuisisi. "Saat ini tidak ada kesepakatan apapun jadi kita tidak bisa berkomentar," ujar Djoko dalam acara public expose di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Sebelumnya terdengar kabar burung bahwa Minna Padi akan mengakuisisi sebanyak 75%-80% saham Bank Muamalat senilai USD700 juta. Bank Muamalat sendiri memiliki ekuitas sebesar Rp3,66 triliun dengan aset sebesar Rp55,86 triliun.

Setelah isu akuisisi ini santer ke publik, saham Minna Padi melonjak hingga 141,42% dalam sepekan terakhir. Semula, saham emiten dengan kode PADI ini berada di level Rp408 pada Senin 24 Juli, kemudian naik menjadi Rp985 pada Senin 31 Juli. Oleh karena itu, saham PADI terkena pemberhentian perdagangan sementara atau suspensi dari BEI.

Akan tetapi Djoko menjelaskan, kenaikan ini tidak terkait dengan isu akuisisi tersebut. Menurutnya, melonjaknya saham perseroan dikarenakan kinerja pendapatan yang meningkat tajam. Sehingga, mendapat respons positif di pasar.

"Harga naik kemungkinan karena laporan keuangan Juni yang naik signifikan, melebihi pendapatan full year tahun lalu jadi pasar merespons positif," tutup Djoko.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini