nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ASTAGA! Dana Reboisasi Selama Ini Digunakan untuk Macam-Macam

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 15:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 03 320 1749194 astaga-dana-reboisasi-selama-ini-digunakan-untuk-macam-macam-r0FVTLpABa.jpg Ilustrasi:

JAKARTA - Iklim di Indonesia disinyalir semakin memburuk karena emisi. Sehingga Pemerintah mengharapkan penanaman hutan kembali atau reboisasi bisa menjadi salah satu langkah untuk mengurangi emisi tersebut.

Namun, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menilai sleama ini penggunaan dana daerah untuk reboisasi belum digunakan secara maksimal. Hal ini karena banyak yang mengatakan bahwa banyak aturan untuk menggunakan dana tersebut.

"Dana reboisasi di daerah kebanyakan tidak dipakai dengan optimal. Ini justru bisa digunakan untuk macam-macam. Katanya aturannya susah, loh ya sudah, ubah saja agar lebih mudah. Jangan sampai aturan ini memagari kita sendiri," ungkapnya di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Kamis (3/8/2017).

 Baca Juga:

Menko Darmin: di Mana Dana Reboisasi Sekarang? Enggak Tahu!

Begini Curhatan Kepala Daerah soal Anggaran Kebakaran Hutan

Menurutnya, jika ingin benar-benar menggunakan dana tersebut seharusnya aturan tidak menjadi masalah selama memang digunakan untuk tujuan awlanya dana tersebut. Kalau aturan mempersusah maka bisa digunakan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (Permen) untuk menggunakannya.

"Bisa dengan PP dan Permen, itu kan bisa asal memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah. Tapi kita tetap beri rambu-rambu agar jangan sampai dana ini bermasalah," jelasnya.

Wamenkeu menilai, pada prinsipnya Dana Bagi Hasil (DBH) secara Daftar Nominatif Anggaran (DNA) nya bisa digunakan sesuai dengan prioritas daerah. Hal ini beda dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah spesifik ditentukan kegunaannya.

"Tapi kalau DBH masih lebih fleksibel. Jadi, gunakan dong untuk lingkungan, kehutanan, untuk masyarakat. Kita harus berikan terobosan di rakornas ini, yang bisa merubah untuk masyarakat luas," tukasnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini