nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Malaysia, Menteri Bambang: Keuntungan Investasi Dana Haji Rp8 Triliun/Tahun

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 05 Agustus 2017 20:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 05 20 1750509 belajar-dari-malaysia-menteri-bambang-keuntungan-investasi-dana-haji-rp8-triliun-tahun-f0TDATJZ1n.jpg Foto: Giri/Okezone

JAKARTA - Masyarakat diminta tak khawatir terhadap wacana investasi dana haji untuk infrastruktur. Pasalnya dari negara-negara yang sudah melakukan hal tersebut, investasi dana haji justru akan mendatangkan banyak dampak positif.

Salah satu buktinya, dana haji sudah terbukti berhasil di negara Jiran, Malaysia. Bahkan pengelolaan dana haji melalui Lembaga Tabung Haji Malaysia (LTHM) itu sudah berhasil meringankan biaya calon jamaah. 

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro merincikan, LTHM bisa meringankan separuh dari biaya haji calon Jamaah. Untuk tujuan itulah, kata Bambang, pemerintah saat ini membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Harusnya 60 juta calon haji Malaysia itu keluar uang, tapi karena pengelolaan dana haji yang baik dengan manfaat yang terukur, maka mereka akhirnya cukup membayar (biaya haji) separuhnya. Jadi beban calon haji itu menjadi berkurang karena dana haji yang dikelola dengan baik," ujarnya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta , Sabtu (5/8/2017).

Baca Juga:

Adapun aset bersih dana tabungan haji di Malaysia lanjut Bambang, sudah mencapai angka Rp180 triliun. Hal ini karena keuntungan investasi di tiap tahunnya mencapai Rp8 triliun. Sedangkan, dana setoran haji Indonesia saat ini baru mencapai Rp96 triliun. 

"Kalau kita lihat aset bersihnya Rp180 triliun, kita Rp 96 triliun ya hampir separuhnya tabungan Malaysia. Karena mereka hasil keuntungan investasi Rp8 triliun setiap tahunnya," katanya. 

Dana tabungan haji Malaysia, menurut Bambang sudah menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. Oleh karenanya Bambang berharap agar BPKH di Indonesia pun bisa melakukan hal yang serupa.

Baca Juga:

"Bapak ibu bayangkan kalau dana haji tidak di apa-apa kan, hanya ditaruh di bank, maka saya yakin akan susah untuk menurunkan biaya haji dengan cukup besar seperti di Malaysia tadi. Itu hanya bisa kalau kita punya return, kita punya imbal hasil dan investasi yang cukup besar," jelas Bambang

"Ini tidak cukup ditaruh di bank syariah atau sukuk dana haji, harus ada upaya lebih yang penting adalah investasi terukur, underlying asetnya jelas, bermanfaat," imbuhnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini