nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bermodal Rp7 Triliun, PP Energi Siap Akuisisi Kilang Minyak di Indonesia Timur

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 07 Agustus 2017 14:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 07 278 1751158 bermodal-rp7-triliun-pp-energi-siap-akuisisi-kilang-minyak-di-indonesia-timur-mlhEqEx2ug.jpg Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT PP Energi tengah menjajaki lini kilang minyak melalui akuisisi kilang di wilayah Indonesia Timur. Anak perusahaan PT PP ini telah mengambil alih kilang Bantaeng, Sulawesi Selatan, bersama dengan PT Inti Perkasa pada Juni 2017.

Komisaris Utama PP Energi Abdul Haris Tatang menyatakan, akuisisi kilang ini didasari peluang pasar bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia bagian timur yang masih tinggi. Kilang Bantaeng sendiri, memiliki kapasitas sebesar 30.000 barel per hari (bph).

"Kita sudah persiapan sejak lama tapi secara legalnya baru bulan lalu dan Juni," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (7/8/2017).

Tatang melanjutkan, untuk akuisisi kilang ini, PT PP Energi menggelontorkan dana investasi sebesar Rp6 triliun hingga Rp7 triliun. Dengan nilai investasi tersebut, perseroan akan memiliki porsi 51% sedangkan partnernya, PT Inti Perkasa memiliki saham 49%.

Ke depannya, PT PP Energi akan terus meningkatkan porsi kepemilikan hingga 74%, sisanya 26% dikuasai oleh PT Inti Perkasa. "(Investasi) Rp6 Triliun-Rp7 triliun. Soalnya pengembangannya tidak itu saja," ucap dia

Rencananya, dikatakan Tatang, kilang minyak tersebut akan memproduksi turunan dari berbagai macam BBM, mulai dari bensin, BBM dengan kadar oktan 92, sampai aspal. Produk tersebut akan disalurkan untuk memenuhi permintaan di Indonesia bagian timur.

Tatang menambahkan, PT Pertamina telah bersiap untuk menjadi pembeli dari produk olahan kilang minyak PT PP Energi. "Di lapangan sudah tangki - tangkinya, minyak sudah jalan," jelas dia.

Kendati baru pertama kali melakukan akuisisi kilang, Tatang meyakini bahwa PP Energi akan mampu berkembang menjalankan lini bisnis ini. Jika berjalan sesuai dengan ekspektasi perseroan, rencananya kapasitas kilang Bantaeng ini berpotensi untuk ditingkatkan.

"Kita mengkaji terus sampai kita pasti dan kita mengirim tim engineering saja sudah tiga bulan yang lalu sebelum puasa. Saya pastikan kita akan kuasai teknologi. Tidak aneh, tidak sulit," tutup dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini