nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cisco dan Walmart Buat Wall Street Terpuruk!

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 21:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 17 278 1758005 cisco-dan-walmart-buat-wall-street-terpuruk-4hBGtgXJYo.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu sebelum pertemuan Juli Bank Sentral AS, Federal Reserve. Pasalnya, Inflasi yang lemah membuat kekhawatiran baru di perekonomian AS.

Mengutip laman Reuters, New York, Kamis (17/8/2017), seluruh indeks utama S&P 500 dibuka melemah. Indeks Teknologi jatuh paling dalam hingga 0,4%.

Penurunan 4% Cisco (CSCO.O) membebani indeks S & P dan Nasdaq. Sementara selisih 2,7% Wal-Mart (WMT.N) merupakan hambatan terbesar di Dow.

Cisco melaporkan kehilangan pendapatan dalam bisnis keamanan yang diawasi ketat, sementara marjin triwulanan Wal-Mart turun karena terus menurunkan harga dan berinvestasi dalam operasi e-commerce.

Inflasi yang lemah telah memacu kekhawatiran bahwa Fed mungkin harus mendinginkan langkah pengetatan moneternya meskipun ekonomi tumbuh moderat dan tingkat pengangguran berada pada level terendah 16 tahun.

Bank sentral juga mempertimbangkan untuk mengurangi portofolio Treasury Treasury senilai USD4,2 triliun dan surat berharga berbasis mortgage.

"Fed mulai mengurangi neraca keuangannya akan menyebabkan beberapa tekanan ke atas pada suku bunga dan Fed mungkin tidak akan melihat kebutuhan untuk menaikkan suku bunga sekali lagi tahun ini. Itulah firasat saya," kata Bob Phillips, managing principal di Spectrum Management Group.

Dow Jones Industrial Average turun 63,63 poin atau 0,29%, pada 21.961,24 dan S & P 500 turun 5,06 poin atau 0,21% pada 2.463,05.

The Nasdaq Composite turun 18,57 poin atau 0,29% menjadi 6.326,54.

Data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah enam bulan pekan lalu, yang mengarah ke pengetatan lebih lanjut di pasar tenaga kerja.

Saham Alibaba (BABA.N) mencapai rekor tertinggi setelah perkiraan pendapatan agen e-commerce tersebut. L Brands (LB.N) turun 2,6% menyusul perkiraan kuartalannya yang turun di bawah ekspektasi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini