nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut: Musuh Terbesar Kita Adalah Comfort Zone

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 15:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 21 320 1759879 menko-luhut-musuh-terbesar-kita-adalah-comfort-zone-hsYZKoT2LB.jpg Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tengah menggenjot pembangunan di berbagai bidang. Harapannya dengan kecukupan berbagai fasilitas dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari seluruh penjuru negeri.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan tantangan daripada pembangunan adalah kenyamanan daripada ketidakteraturan dalam proses pembangunan.

Menurutnya, pembangunan pun dilandasi pemerataan sehingga hasilnya tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu di daerah tertentu. Kendati demikian, dalam prosesnya jalan pembangunan yang dicanangkan Pemerintah tidak selalu mulus.

"Saya bilang ke presiden, musuh terbesar kita adalah comfort zone, saat kita menikmati ketidakteraturan," ujarnya dalam Acara Indonesian Diaspora Global Summit, di Hotel JS Luwansa, Senin, (21/8/2107).

Luhut menegaskan, saat ini Pemerintah tengah membenahi skema pembangunan dengan skema yang lebih transparan. Diharapkan, hal ini dapat menanggulangi kebocoran dalam pembangunan. "Saat kita buat teratur, transparan, orang enggak bisa main-main lagi," jelas dia.

Selain transparansi, Luhut mengatakan bahwa Pemerintah juga akan menerapkan efisiensi. Sehingga, cuan yang dihasilkan dari pembangunan juga dapat dirasakan oleh rakyat seutuhnya. Misalnya, dengan menciptakan inovasi B20 maka akan mewajibkan bahan bakar minyak jenis solar dicampur dengan minyak kelapa sawit sebesar 20%.

"Kita buat B20, akhirnya harga kelapa sawit kita naik. Kelapa sawit kita hampir 12 juta hektare, itu 55% dikuasai smallholders. Jadi kenaikan harga berdampak langsung ke petani-petani kecil," kata dia.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini