Image

Pertemuan IMF-World Bank, Industri Pariwisata Indonesia Bakal Raup USD24 Juta

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017, 18:02 WIB
https img okeinfo net content 2017 08 23 320 1761654 pertemuan imf world bank industri pariwisata indonesia bakal raup usd24 juta btVsk0kUek jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pemerintah terus matangkan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia pada 2018 di Pulau Dewata, Bali. Selain acara, pertemuan ini dapat dijadikan alat promosi untuk wisata Indonesia. Bahkan hasilnya bisa mendatangkan devisa yang diproyeksikan cukup besar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ini kesempatan untuk kita mempromosikan destinasi wisata Indonesia. Pasalnya akan ada 15.000-18.000 turis yang datang diacara pertemuan tersebut.

Baca juga: Wah, Agus Marto Siap Bantu Promosikan 60 Paket Wisata Selama Pertemuan IMF-World Bank 2018

"Jadi itu yang kita ambil angle, kita bisa mempromosikan Indonesia dengan exposures yang sangat tinggi," tuturnya di kantor Luhut, Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Menurut Arief, Indonesia beruntung bisa menjadi tuan rumah dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia tersebut. Pasalnya, pertemuan tersebut tepat dengan low season, yang membuat jumlah pengunjung bisa lebih dari 18.000 orang.

Baca juga: Pertemuan IMF-World Bank di Bali, Pemerintah Tawarkan Paket Wisata Obama

"Kalau dibulatkan jadi 20.000 ya sekira USD24 juta devisanya. Tapi yang lebih tinggi itu adalah media value. Dan ini exposure nya sangat tinggi di dunia dan Indonesia jadi perhatian dunia lah," ujarnya.

Jika melihat statistik pertumbuhan pariwisata saat ini, Arief mengatakan, Indonesia berada di 20 negara dengan wisata terbaik. Di mana pertumbuhan wisata mencapai 22,4%.

Baca juga: Dukung Pertemuan IMF-World Bank, Menko Luhut Percepat Infrastruktur

"Itu totalnya 6,5 juta wisatawan dan diharapkan bisa 15 juta tahun ini. Kalau itu tercapai devisa bisa USD18 miliar," imbuhnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini