Revaluasi Aset Negara, Sri Mulyani: Saat Ini Sudah Mencapai Rp4.799 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 29 Agustus 2017 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 29 20 1765346 revaluasi-aset-negara-sri-mulyani-saat-ini-sudah-mencapai-rp4-799-triliun-AMKORSMYmP.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana melakukan Revaluasi atau penilaian kembali aset Barang Milik Negara (BMN). Program berskala nasional ini nantinya akan berlangsung selama dua tahun yakni pada tahun 2017 dan 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, revaluasi sangat perlu dilakukan karena seiring berkembangnya ekonomi maka aset BMN pun akan semakin berkembang. Total per hari ini saja sudah mencapai Rp4.799 triliun, padahal dari audit pada tahun 2016 lalu aset BMN baru bernilai Rp2.188 triliun.

Baca juga: Lakukan Revaluasi Aset, Kemenkeu: Agar Nilai Barang Milik Negara Lebih Update

"Saya tadi pagi sebelum masuk ke sini cek di eselon, posisi aset neraca kita berapa? Rp4.799 triliun. Bapak ibu bengong kan ini posisi dalam neraca kita terakhir," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Menurut Sri Mulyani, penilaian kembali terhadap aset-aset negara ini sangat perlu dilakukan karena evaluasi terakhir kali dilakukan pada tahun 2007 lalu. Saat itu nilai aset negara yang di evaluasi baru mencapai Rp229 triliun.

Baca juga: Aset Negara Capai Rp2.188 Triliun, Sri Mulyani Isyaratkan Hitung Ulang

"Rakyat Indonesia harus tahu banyak operasi pemerintah yang didanai dimana aset-asetnya penting. Tapi, gedung bahkan serta infrastruktur, itu kita nilai, tapi awal 2007 hanya Rp229 triliun, bayangkan hanya segitu, ini karena belum teridentifikasi, belum teregister, belum tertib dari sisi valuasi," jelasnya

Kemudian pemerintah memutuskan melakukan evaluasi penilaian dan hasilnya aset BMN bertambah. Dalam periode 2007 hingga 2010, aset BMN menjadi Rp1.224 triliun.

Baca juga: 32 Daerah Dapat Hibah Aset Negara Rp141,7 Miliar

"Tahun 2007 aset kita Rp229 triliun, setelah melakukan revaluasi, tertib administrasi dan penggunaan, maka 2010 setelah revaluasi menjadi Rp1.224 triliun," kata Sri Mulyani

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini