nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luar Biasa! Adhi Karya Incar Tambahan Kontrak Baru Rp21,4 Triliun

Agregasi Selasa 29 Agustus 2017 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 29 278 1765375 luar-biasa-adhi-karya-incar-tambahan-kontrak-baru-rp21-4-triliun-77S4IoQQ7w.jpg Dokumen: LRT

JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menargetkan kenaikan tambahan kontrak baru (order book) hingga 30,44% di akhir tahun 2017 ini. Di mana target tersebut didominasi oleh proyek pembangunan gedung.

Disebutkan, emiten konstruksi pelat merah ini menargetkan tambahan kontrak baru sebesar Rp21,4 triliun. Dengan nilai kontrak bawaan 2016 sebesar Rp14,6 triliun, artinya ADHI menargetkan total kontrak di tahun ini sebesar Rp36,06 triliun atau naik 37,61%. ADHI menargetkan, sebanyak 39,26% dari total nilai kontrak baru berasal dari proyek gedung.

Baca Juga: Banyak Dapat Proyek, Laba Bersih Adhi Karya Melambung 136% ke Rp131 Miliar

Porsi terbesar kedua ditargetkan datang dari proyek infrastruktur lainnya sebesar 16,12%, disusul oleh proyek air 11,7%, proyek properti 11,55%, dan proyek energi sebesar 11,44%. Sementara ADHI menargetkan porsi paling kecil dari proyek pembangunan jalan yaitu hanya sebesar 9,93% dari total target kontrak baru di tahun ini.

Adapun hingga Juli 2017 lalu, ADHI meraih perolehan kontrak hingga Rp26,8 triliun. Sekitar 92,6% dari perolehan kontrak tersebut berasal dari lini bisnis konstruksi dan energi. Sementara sebanyak 82,5% sumber dananya berasal dari APBN dan APBD. Kontrak tersebut didominasi oleh pengerjaan proyek jalan, jembatan, dan LRT yang dikerjakan oleh ADHI.

Baca Juga: Adhi Karya Kantongi Proyek Rp3,7 Triliun dalam Sebulan

Penambahan order book tersebut diharapkan bisa ikut meningkatkan pendapatan perusahaan di tahun 2017 ini. ADHI memproyeksikan pendapatan perusahaan naik menjadi Rp14,4 triliun di tahun ini. Angka ini meningkat 24,1% dibanding total pendapatan di tahun lalu sebesar Rp11,6 triliun. Hal tersebut juga diharapkan dapat berdampak positif ke bottom line perusahaan. ADHI menargetkan laba bersih sebesar Rp505,6 miliar. Angka ini naik 61,27% dibanding pencapaian laba perusahaan di 2016 sebesar Rp313,5 miliar.

Di paruh pertama 2017 atau hingga periode 30 Juni, perseroan membukukan kenaikan tajam laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 136,4% menjadi Rp131,31 miliar atau Rp36,88 per saham dari laba bersih Rp55,53 miliar atau Rp15,6 per saham di periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada pendapatan usaha menjadi Rp5,18 triliun dari pendapatan usaha Rp3,13 triliun dan beban pokok tercatat naik menjadi Rp4,58 triliun dari Rp2,86 triliun.

Baca Juga: Hingga Mei 2017, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp5,3 Triliun

Kemudian laba kotor diraih Rp598,33 miliar dari laba kotor Rp267,85 miliar dan beban usaha tercatat Rp236,97 miliar meningkat dari beban usaha Rp177,64 miliar membuat laba usaha menjadi Rp428,65 miliar naik dari laba usaha Rp102,72 miliar tahun sebelumnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini