Siap-Siap! Oktober Mendatang Pembayaran Tol Tak Terima Uang Tunai

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 29 Agustus 2017 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 29 320 1765066 siap-siap-oktober-mendatang-pembayaran-tol-tak-terima-uang-tunai-Mieu7jQzQt.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA – Pembayaran tol nontunai mulai diterapkan pada Oktober 2017 mendatang. Nantinya, seluruh gerbang tol tak lagi melayani pembayaran secara tunai.

"Satu yang selalu saya ulang, peralatan di Jasa Marga sudah 100% bisa menerima non tunai, di gardu manual sudah bisa menerima e-toll. Udah lama itu," kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani di Gedung Kriya Bhakti, Sekretariat Negara.

Baca juga: LMAN Anggarkan Rp25,2 Triliun untuk Pengadaan Tanah Jalan Tol

Penerapan tol nontunai akan mulai disosialisasikan, salah satunya dengan memberikan potongan harga hingga program lainnya. Program ini dinilai berhasil meningkatkan transaksi nontunai pada berbagai gerbang tol.

"Iya, tetapi ternyata yang membeli pada saat Lebaran mentop-up lagi artinya berlanjut, ada kenaikan sampai 5%, yang tadinya 28%, sekian sekarang 33% sekian. Ke depan kita akan buat program baru tapi bukan berati diskon kita lagi pikirkan dengan internal dengan BPJT, BI, program-program apalagi untuk meningkatkan non tunai," jelasnya.

Pembangunan ruas tol baru saat ini juga terus dikebut. Beberapa jalan tol darurat sewaktu Lebaran lalu pun saat ini telah ditutup dan pembangunan dapat diteruskan.

Baca juga: Setelah Karang Tengah, Pintu Tol Cikarang Utama Bakal Dihilangkan

"Langsung ditutup kalau yang Batang-Semarang yang masih darurat kan sebelumnya 30% masih panjang, baru akan selesai tahun depan, yang sudah mau selesai seperti Bawean-Salatiga sekarang lagi uji layak, kira-kira akhir Agustus atau awal September akan dioperasikan," ujarnya.

Pengecekan gardu tol juga akan dilakukan jelang Oktober mendatang. Diharapkan, tak lagi ada kendala dalam pengoperasian program ini pada seluruh gardu tol.

Baca juga: Bayar Nontunai di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Pengendara Dapat Diskon 10%

"Memang kan serba salah, mungkin dalam beberapa waktu dekat kita akan mencoba, kita akan mencoba beberapa gardu kita. Akan kita 100% kan seperti di Semanggi, jadi di beberapa gardu kita akan kita cek komposisi antara golongan 1 dan golongan 2-5 nya. Kalau mayoritas di golongan 1 maksimal akan kita coba seratus persenkan, yang Semanggi itu yang juga udah nambah di Jakarta-Tangerang itu kan sudah banyak nanti akan kita tambahin, lagi diolah lebih detail lagi supaya enggak keos, enggak buka pembayaran tunai lagi," ujarnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini