Share

Luar Biasa! Sekuritisasi Pembangkit Listrik PLN Tahap Penawaran, Sudah Datang Minat Rp6 Triliun

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 31 Agustus 2017 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 31 278 1766988 luar-biasa-sekuritisasi-pembangkit-listrik-pln-tahap-penawarn-sudah-datang-minat-rp6-triliun-5hI3BnJwye.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana melakukan sekuritisasi aset. Saat ini, proses tersebut sudah masuk dalam masa penawaran dan rencananya akan dilisting pada pertengahan September mendatang.

"Insya Allah pada 15-16 September, pertengahan September bisa dilisting," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Baca juga: Sebelum Umumkan Paket Kebijakan, Jokowi Hadiri Pencatatan Perdana KIK-EBA Mandiri JSMR01 di BEI


Menariknya, meski masih dalam tahap penawaran atau offering sudah tampak besarnya minat investor untuk membeli KIK EBA yang bakal diterbitkan PLN dalam rangka sekuritisasi aset. Hal itu diungkapkan oleh Menteri BUMN.

"So far so good. Ini baru offering ini sudah masuk Rp5 triliun-Rp6 triliun," paparnya lebih lanjut.

Sementara nilai yang ditargetkan diterima PLN melalui sekuritisasi aset ini adalah sebesar Rp5 triliun hingga Rp10 triliun. "Antara Rp5 triliun sampai Rp10 triliun. Kita tergantung lihat demand karena ngelihat suku bunganya. Kita enggak mau terlalu tinggi suku bunganya," lanjut dia.

Baca juga: "Pecah Telor", Swasta Juga Diharap Ikut Terbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset

Adapun yang aset yang akan disekuritisasi adalah pembangkit listrik milik PLN. Namun, dia tidak menjelaskan secara spesifik, pembangkit apa yang akan disekuritisasi. Terlepas dari itu, Rini berharap proses menuju listing KIK EBA dapat dilakukan dalam waktu tiga bulan.

"Sekarang saya harapkan tiga bulan selesai. Dalam arti, tentunya setelah audit statement. Kan ada prosesnya. Ya, kalau setelah audit statement bisa cepat lebih baik. Ya, maksud saya tiga bulan saja kita happy ya," tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini