Share

Soal Gesek Ganda Kartu Kredit, Gubernur BI: Kami Minta Bank Menindak!

Lidya Julita Sembiring, Okezone · Selasa 05 September 2017 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 05 320 1769952 soal-gesek-ganda-kartu-kredit-gubernur-bi-kami-minta-bank-menindak-sGVMLdOvPR.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa yang melakukan transaksi di mesin Electronic Data Capture (EDC) tidak diperkenankan untuk melakukan swipe (penggesekan) di mesin kasir saat berbelanja.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan jika petigas kasir mengatakan harus dilakukan dengan alasan itu sudah jadi prosedur maka itu harus di laporkan. Dengan laporan ini maka BI akan meminta bank untuk menindak memproses lebih lanjut.

 Baca juga: Temui Praktik Gesek Ganda, Lapor Saja ke BI!

"Kami minta bank menindak atau kami yang menindak nanti. Saya rasa itu sudah dikeluarkan aturannya dan secara waktu ke waktu BI juga melakukan pengawasan baik itu ke penerbit kartu maupun kepada merchantnya dan kalau masih ada yang seperti itu kami betul-betul mengharapkan agar si acquirer bank yang berhubungan langsung dengan merchant bisa menegaskan itu tidak diperkenankan," ungkap Agus di Komplek DPR RI, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Selain itu, Agus menjelaskan bahwa dengan penggesekan ke mesin kasir selain EDC itu bisa membuat kebocoran data nasabah. Sehingga BI tidak menyarankan untuk melalukan penggesekan uang elektronik baik debit atapun credit card tidak dilakukan dua kali.

 Baca juga: Pedagang Lakukan Gesek Ganda Kartu Kredit, Instruksi BI: Hentikan Kerjasama!

"Bisa (bocor data nasabah) kalau seandainya sweep dua kali. Profil data tentang pemegang kartu bisa bocor gitu. Itu mesti diyakini tidak terus dilakukan," jelasnya.

Lanjut Agus, saat ini pihaknya terus melakukan upaya agar tidak ada lagi kasir pusat perbelanjaan yang melalukan swipe dua kali. Hal ini untuk menjaga agar data konsumen tidak bocor.

 Baca juga: Larang Gesek Ganda Kartu Kredit Cs, BI: Digesek Hanya Sekali di EDC, Tidak di Mesin Kasir!

"Kalau sampai terjadi hal itu mitra merchant harus ambil tindakan. Itu perhatian BI untuk bisa melindungi konsumen. Hal yang dibicarakan ini tentu akan jadi perhatian kami lagi untuk bisa ditingkatkan," tukas Agus.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini