nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Jagorawi Satu Tarif, Saham Jasa Marga Diprediksi Bisa Naik Kencang

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 05:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 06 278 1770644 tol-jagorawi-satu-tarif-saham-jasa-marga-diprediksi-bisa-naik-kencang-mPE17XWZiK.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut akan ada perubahan tarif pada transaksi di Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Perubahan tarif tersebut menggunakan skema terbuka dengan hanya memberlakukan tarif sama untuk jarak jauh dan dekat.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, selain sebagai solusi atas permasalahan kemacetan yang seolah mengakar, kebijakan satu tarif diyakini mampu mempertebal kantung perusahaaan pengelola jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

"Kebijakan satu tarif tersebut merupakan salah sata cara untuk meningkatkan pendapatan dari pengguna jasa tol, sekaligus mengurangi kemacetan," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Kendati demikian, Jasa Marga memiliki tanggung jawab, untuk membuktikan peningkatan kinerja pengelolaan jalan tol, yang diyakini dapat makin lancar setelah adanya aturan satu tarif. Sekaligus, peningkatan kinerja keuangan perusahaan pasca berlakunya aturan itu. "Adapun tantangan JSMR ke depannya adalah bagaimana cara mereka supaya dapat meningkatkan sumber pendapatan dari pengoperasian jalan tol secara efektif," imbuh dia.

Nafan mengkategorikan JSMR dalam emiten memiliki prospek yang positif. Pendapatan JSMR diprediksi bakal meningkat tahun ini sebesar 57% menjadi Rp26,2 triliun dengan kenaikan laba bersih 5% menjadi Rp2,01 triliun. Sementara dari sisi kinerja saham, harga saham JSMR secara teknikal, sudah menyentuh level breakout di area Rp5.850.

"Sehingga rekomendasi saya saat ini adalah HOLD dengan target di level Rp6.225, yang merupakan harga tertinggi pada tahun 2016," ujarnya.

Sekadar informasi, penyelenggaraan tarif baru ini akan mengikuti Surat Keputusan Menteri PUPR. Di mana untuk tarif yang akan dikenakan sebesar tarif golongan I sebesar Rp6.500, golongan II sebesar Rp9.500, golongan III menjadi Rp13.000, golongan IV sebesar 16.000 dan golongan V Rp19.500.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini