Share

Mau Jadi Anak Buah Menteri Susi Pudjiastuti? KKP Buka 329 Lowongan CPNS

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 320 1770699 mau-jadi-anak-buah-menteri-susi-pudjiastuti-kkp-buka-329-lowongan-cpns-s972ZoNnsp.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setelah pembukaan lowongan CPNS di dua instansi Agustus lalu, kini pemerintah kembali membuka lowongan penerimaan CPNS putaran kedua di 60 Kementerian/Lembaga dan 1 Pemerintah Provinsi, yaitu Provinsi Kalimantan Utara.

Kebijakan penerimaan CPNS Tahun 2017 ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis (core business) yang mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun, serta karena adanya peningkatan beban kerja pada Kementerian/Lembaga dimaksud.

Baca juga: Fakta! Terendah, Gaji PNS Hanya Rp400/Bulan pada 1967

Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Susi Pudjiastuti juga membuka lowongan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka lowongan untuk 329 orang.

โ€œSahabat Bahari sudah liat pengumuman Pendaftaran CPNS KKP? Yuk gabung! Ada 329 posisi,โ€ mengutip akun twitter resmi milik KKP, Rabu (6/9/2017).

Baca juga: Imbauan soal CPNS dari BKN: Kalau Website Down Cek Medsos Kita!

Adapun informasi resmi terkait dengan persyaratan pendaftaran dan jadwal dapat diakses di Situs Kementerian PANRB www.menpan.go.id, situs BKN: https://sscn.bkn.go.id .

Untuk diketahui, lowongan penerimaan CPNS putaran kedua ini cukup menarik, sebab ada pos-pos khusus untuk lulusan terbaik hingga penyandang disabilitas. Formasi untuk Kementerian/Lembaga, termasuk untuk putra/putri lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) sebanyak 1.850, penyandang disabilitas sebanyak 166, serta putra/putri Papua dan Papua Barat sebanyak 196.

Baca Juga: Ingin Kerja di Ditjen Pajak? Dirjen Ken: Kami Butuh Putra Putri Terbaik

Pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2017 ini dilakukan berdasarkan prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya.

Masyarakat/calon pelamar termasuk orang tua pelamar diminta tidak mempercayai apabila ada orang/pihak-pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini