Image

IPO, E-Commerce Pertama di Indonesia Patok Harga Rp280-Rp300/Saham

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 September 2017, 14:51 WIB
https img z okeinfo net content 2017 09 07 278 1771200 ipo e commerce pertama di indonesia patok harga rp280 rp300 saham mOzhmgNk6M jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan e-commerce online- to-offline (O2O), PT Kioson Komersial Indonesia, berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Dalam gelaran ini, perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 150 juta saham atau setara dengan 23,07% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Kioson akan menjadi perusahaan rintisan (startup) pertama yang bakal melantai di Bursa Efek Indonesia. Perseroan telah menggelar due diligence meeting dan public expose. Pada IPO ini,  telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Baca Juga: Siap-Siap! Indonesia Kendaraan Terminal Bakal IPO Tahun Depan

Co-Founder Kioson Jasin Halim menjelaskan bahwa perseroan menawarkan saham di harga Rp280 - Rp300 per saham ke pasar. Dengan harga tersebut, maka perseroan bakal mengantongi dana segar Rp42 miliar - Rp45 miliar.

Kioson secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 150 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru Kioson atau sebanyak-banyaknya 30% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh untuk diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham. 

Baca Juga: Incar Dana Rp3 Triliun, WIKA Gedung Targetkan IPO November 2017

"Melalui jalur IPO mudah-mudahan ini menjadi inspirasi buat start up lain bahwa IPO juga merupakan alternatif untuk mengembangkan perusahaan," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (7/9/2017). 

Jasin melanjutkan,  sekitar 75,76% dana hasil IPO akan digunakan Kioson untuk mengakuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi. Sedangkan, selebihnya akan digunakan untuk modal kerja. 

"Akuisisi ini akan memperkuat struktur dan menambah portofolio Perseroan, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif kepada kinerja keuangan Perseroan," ujar Jasin.

Hingga April 2017, Kioson telah memiliki lebih dari 15.000 mitra kios yang tersebar di 384 kota di Indonesia, dengan mayoritas berada di kota lapis kedua. Perseroan menargetkan peningkatan mitra kios mencapai 100% pada akhir 2017. 

Baca Juga: Buktikan Pasar Confidence, Sri Mulyani Berharap Perusahaan Lakukan IPO hingga Right Issue

Beragam produk dan layanan tersedia di aplikasi Kioson fokus pada tiga kategori, yakni layanan digital dan Payment Point Online Bank (PPOB), layanan Keuangan, serta layanan e-commerce. Kioson juga bermitra dengan perusahaan terkemuka antara lain perusahaan gadget, perbankan, asuransi, dan e-commerce

Secara kinerja, berdasarkan laporan keuangan per 30 April 2017, omzet Kioson sudah mencapai Rp25,9 miliar. Dengan total aset mencapai Rp 44,77 miliar atau naik sebesar 25,29% bila dibandingkan dengan aset per 31 Desember 2016. 

Kioson menggunakan laporan keuangan buku April untuk melaksanakan IPO. Sehingga, ditargetkan dapat tercatat di bursa efek tanggal 3 Oktober 2017.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini