Image

Menko Polhukam Minta Tambahan Anggaran Rp60 Miliar, Termasuk untuk Relokasi Lapas

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 18:53 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 13 20 1775271 menko polhukam minta tambahan anggaran rp60 miliar termasuk untuk relokasi lapas IEvwsevYDt jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Wiranto mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2018 senilai Rp60 miliar. Sebelumnya, pagu anggaran Kemenko Polhukam dipatok sebesar Rp282,3 miliar.

Baca Juga: Menko Luhut hingga Darmin Ajukan Anggaran 2018, Totalnya Rp1,5 Triliun

Wiranto mengatakan, kementeriannya membutuhkan tambahan anggaran yang salah satunya untuk relokasi lapas (lembaga pemasyarakatan). Rencananya anggaran yang dialokasikan sebesar Rp6 miliar.

"Total pagu indikatif Rp282,3 sekian miliar. Ini sebenarnya sudah cukup tapi ada satu tambahan-tambahan kegiatan. Enggak mungkin kita lepaskan. Di sini kita ingin dapat tambahan Rp60 miliar," jelasnya di Gedung DPR, Rabu (13/9/2017). 

Baca Juga: Sangat Penting! Sri Mulyani Minta Pengawasan Penerimaan Negara Diperkuat

Wiranto menjelaskan, kebutuhan Rp6 miliar untuk urusan lapas ini, lebih diperuntukkan melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian (korsidal) lapas. Jadi, dia menekankan itu bukan untuk membuat lapas baru.

"Itu cuma perencanaan jangka panjangnya bagaimana, tinjau pulau-pulau yang layak dijadikan lapas. Perencanaan untuk buat lapas ideal seperti apa. Setiap kota pindahnya ke mana. Sistemnya seperti apa. Itu kan korsidalnya bagaimana," jelasnya lebih lanjut.

Baca Juga: Lho, Ada Parlemen Myanmar di Rapat Kerja Sri Mulyani dan Komisi XI

Menurut dia anggaran yang hari ini diajukannya bernilai wajar. Sebab, dia menilai bahwa untuk memindahkan lapas (relokasi) membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Memindahkan lapas kan biayanya triliunan ya gimana. Saya luruskan itu," paparnya.

Namun, dirinya belum bisa mengungkapkan di mana lokasi yang akan dipilih untuk merelokasi lapas, karena masih berupa perencanaan. Untuk melakukan kajian butuh alokasi dana yang cukup. "Makanya kita minta dana untuk merencanakan lebih akurat lagi," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini