nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beli Listrik Energi Terbarukan 291 Mw, Menteri Jonan: Pendahulu Saya Enggak Ada yang Bisa

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 13 September 2017 11:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 13 320 1774871 beli-listrik-energi-terbarukan-291-mw-menteri-jonan-pendahulu-saya-enggak-ada-yang-bisa-5q946CNdJX.jpg BCEF 2017. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ignasius Jonan belum genap setahun memimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski masih seumur jagung, Jonan pede mengungkapkan prestasinya, khususnya di bidang energi baru terbarukan (EBT).

"Saya bersyukur, saya sudah 10 bulan lebih di Kementerian ESDM, yang saya dapat laporan selama 10 bulan ada 700 Megawatt (mw) renewable energy (EBT) di bidang kelistrikan yang ditandatangani," kata Jonan dalam Indo EBTKE Conference Exhibition 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga: Fokus Energi Terbarukan, Pemerintah Jangan Abaikan yang Konvensional!

Sebagaimana diketahui, Jumat lalu PT PLN (Persero) bersama pengembang pembangkit tenaga listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) menandatangani 11 Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) pembangkit dari energi terbarukan (EBT) dengan total kapasitas 291,4 mw.

Penandatanganan perjanjian tersebut disaksikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat. "Saya kira dengan segala hormat kepada pendahulu saya, saya kira enggak ada yang bisa sampai 700 mw dalam 10 bulan," kata Jonan.

Baca Juga: Ada 53 Perjanjian Jual-Beli Listrik, Lokasinya di Mana Saja?

Hal itu tidak terlepas dari kemudahan perizinan yang diberikan oleh Kementerian ESDM kepada PLN. Sehingga bisa dicapai penandatanganan jual-beli listrik dari pembangkit listrik EBT.

"Kalau PLN tidak pakai surat dulu untuk mengajukan usulan, rapat di Bogor, rapat lagi di Bali, terus ke Batam, rapat lagi di kantor PLN. Enggak ada. Kalau usulan ke saya, biasanya bu Nicke (Direktur PLN) kirim WhatsApp (WA). Jadi suratnya pak Sofyan (Dirut PLN) dikirim ke saya via WA. Dan kirimnya jam 10 malam," tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini