Image

Waduh! Aprindo Proyeksi Pertumbuhan Industri Ritel Melambat di Semester II

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 15:58 WIB
https img z okeinfo net content 2017 09 13 320 1775112 waduh aprindo proyeksi pertumbuhan industri ritel melambat di semester ii mI2wEg6tVF jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memproyeksi pertumbuhan industri ritel hingga akhir tahun atau semester II akan mengalami perlambatan. Hal ini karena adanya perubahan pola belanja konsumen.

Baca Juga: Catat! Pemerintah Segera Keluarkan Perpres Penataan Retail Modern

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, dari data yang dimiliki pihaknya menunjukkan tren pertumbuhan industri ritel terus menurun sejak 2013.

"Industri ritel saat ini ibarat kura-kura membawa beban, di tahun 2012-2013 itu pada puncaknya, nah sekarang di 2017 membawa beban," ungkapnya di Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (13/8/2017).

Baca Juga: Dikabarkan Kinerja Turun, Mendag Paparkan Kuatnya Perusahaan Retail!

Selain itu, ia juga memaparkan pada semester I 2017 pertumbuhan industri ritel kurang memuaskan. Di mana pertumbuhan hanya mencapai 3,7% turun dibandingkan tahun sebelumnya di atas 10%.

"Harapan kami (tumbuh) 8%-9%. Walaupun  kenyataannya akan 6%-7% atau real-nya sekitar 7,5% (melambat)," jelasnya.

Baca Juga: Hambat Perkembangan UMKM, Toko Retail Modern di Daerah Harus Dibatasi!

Adapun yang bisa mendukung pertumbuhan di semester II ini yakni dengan menjaga harga listrik tetap stabil dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang pemerintah sudah sepakat tidak ada kenaikan hingga akhir tahun. Selain itu juga dengan penurunan suku bunga acuan BI yang menjaga iklim investasi terus positif.

"Secara utuh ritel ini masih ada pertumbuhan, tapi ada yang sudah lambat sekali," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini