Image

Kembangkan Bandara Kertajati, AP II Serap Saham PT BIJB

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 16:07 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 13 320 1775121 kembangkan bandara kertajati ap ii serap saham pt bijb otSulBfEcd jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Danareksa Investment siap membeli atau menyerap saham portepel (saham dalam simpanan) yang dikeluarkan oleh PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Tujuan dari penerbitan saham portepel oleh PT BIJB ini tidak lain adalah guna memenuhi kebutuhan pembangunan dan operasional Bandara Kertajati.

Rencana Angkasa Pura (AP) II dan Danareksa ini pun dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) pembelian saham di BIJB. Adapaun penandatanganan MoUdilakukan oleh Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dan perwakilan pemilik saham PT BIJB saat ini Gurbernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Direktur Utama PT Jasa Sarana Mulyadi.

Baca juga: Operasikan Bandara Kertajati, AP II Teken MoU dengan Pemprov Jabar

Di samping itu, MoU juga ditandatangani oleh Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra dan Direktur Utama PT Danareksa Investment Prihatmo Hari Mulyanto.

“Proses due diligence dalam rangka pembelian saham PT BIJB akan kami lakukan paling lambat hingga 17 Oktober 2017 sehingga penyerapan saham portepel tersebut dapat dilakukan selambat-lambatnya pada 30 November 2017,"ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/9/2017).

Baca juga: Bandara Kertajati, Bukti Sayang Presiden Jokowi ke Masyarakat Jawa Barat

Awaluddin mengatakan, besaran porsi saham AP II di PT BIJB akan dirumuskan berdasarkan proses due diligence. Yang jelas, pembelian saham di PT BIJB oleh AP II tidak akan membuat porsi saham Pemprov Jabar dan PT Jasa Sarana berkurang karena yang dibeli adalah saham portepel.

"AP II berminat menjadi salah satu pemegang saham di BIJB karena bandara ini sangat strategis sehingga perusahaan dapat ikut berperan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Indonesia khususnya Jawa Barat,”ujarnya.

Baca Juga: Beroperasi Tahun Depan, Menhub : Tak Ada Masalah Pembebasan Lahan Bandara Kertajati

Dengan demikian, apabila mencapai kesepakatan, maka nantinya pemegang saham di PT BIJB adalah Pemprov Jabar, PT Jasa Sarana, AP II, dan Danareksa.

Adapun pada kesempatan yang sama, AP II dan Pemprov Jabar serta PT BIJB juga menandatangani MoU tentang rencana kerjasama pengoperasian BIJB. Melalui MoU yang dilakukan ini, maka seluruh pihak memulai tahap awal sebelum nantinya pengoperasian BIJB akan dilakukan oleh AP II.

“AP II akan mengoperasikan aset sisi darat dari BIJB termasuk terkait dengan Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Jasa Terkait Bandara. Pada intinya, operasional BIJB oleh AP II di antaranya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah setempat,”tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini