Image

Dukung Program Korporasi Petani, Mendes Bentuk Badan Usaha Milik Desa

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 17:14 WIB
https img z okeinfo net content 2017 09 13 320 1775170 dukung program korporasi petani mendes bentuk badan usaha milik desa qLyFPtf21j jpg Foto: Antara

JAKARTA - Pemerintah serius untuk meningkatkan dan memperkuat kelompok petani di Indonesia. Keseriusan itu tergambar melalui sinergi yang dilakukan oleh tiga Kementerian yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , Kementerian Pertanian, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk membentuk korporasi petani.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan untuk mendukung program korporasi petani pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya adalah dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di setiap desa.

"Iya di genjot nanti setiap desa ada PT Mitra Bumdes Nusantara," ujarnya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Baca juga: Sinergi Mentan Amran hingga Menteri Rini, Pemerintah Sepakat Bentuk Korporasi Petani

Menurutnya Eko, dengan pembentukan BUMDes bisa meningkatkan pendapatan dari petani. Pasalnya melalui BUMDes para petani bisa mendapatkan income yang berlebih.

Hal itu disebabkan para petani bisa bekerja sama dengan BUMDes untuk membentuk PT sendiri khususnya pasca panen. "Dengan model ini satu bisa mendapatkan income terus kelompok tani dan koperasi bisa kerjasama dgn PT Mitra Bumdes Nusa untuk membentuk PT untuk membentuk pasca panen, untuk makan jadi mereka bisa ada ekonomi soft skillnya," jelasnya.

Baca juga: Diterapkan Tahun Depan, Bagaimana Pembiayaan Program Bisnis Bagi Petani?

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan memberikan bantuan sebanyak 4.000 alat dan mesin pertanian untuk mendukung program tersebut. Bahkan bantuan tersebut akan diberikan secara gratis.

Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan, Jokowi Bakal Bentuk Korporasi Petani hingga Nelayan

"Iya gratis tapi nanti kita si Ergo antara desa dan BUMN perdagangan juga. Sangat bagus ini, petani dapat dari margin penjualan tidak hanya ya produksi saja," tuturnya

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini