Image

Ramalan SKK Migas, Sumber Energi Indonesia di Masa Depan Makin Bertambah

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 17:49 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 13 320 1775213 ramalan skk migas sumber energi indonesia di masa depan makin bertambah X4NdgIBr3S jpg Ilustrasi: reuters

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebut gas akan menjadi energi vital di masa depan. Dengan demikian energi fosil pun akan tergantikan.

Berdasarkan data SKK Migas 2005-2050, jumlah gas dari tahun terus bertambah, di 2005 gas mencapai 38 MTOE dan terus bertambah hingga 2050 mencapai 247 MTOE. Jika dibandingkan dengan batubara dan minyak, di 2005 batubara 26% di 2050 25% dengan catatan volume terus menurun.

Baca juga: Dari 192 Eksplorasi WK, SKK Migas Berharap 20 Punya Cadangan Minyak

Begitu juga minyak, di 2004 mencapai 48% di 2050 jumlahnya menjadi 20% penggunaan energi Nasional.

"Jadi kalau bisa dilihat itu bauran energi memang rendah, dominan minyak 40%, gas 23% volume 38 MTOE. Tapi ke depan ini makin lama semakin besar volumenya. Sehingga SKK Migas menilai kebijakan pemerintah kembangkan gas itu akan menjadi energi vital di masa mendatang,"ujar Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKk Migas Wisnu Prabawa Taher, dalam acara Indo EBTKE ConEx 2017, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Baca juga: Duh! Tak Sesuai Harapan, Investasi Hulu Migas Baru Capai 29% dari Target

Oleh karena itu, SKK Migas akan mengatur bisnis upstream untuk gas ke depan. Di mana gas akan menggantikan minyak sebagai sumber energi baru bagi masyarakat.

SKK Migas mencatat sejak 2003-2015 kebutuhan alokasi gas domestik naik 9% per tahun. Hingga 2017 serapan gas domestik pun terus meningkat.

"Serapan sekarang gas domestik sudah 58%. Itu industri 23%, kemudian listrik 13% dan pupuk 12%. Kami lihat ke depan akan lebih tinggi lagi dan akan sangat tergantung dengan gas,"ujarnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini