Image

Pertimbangkan Biaya, Menko Luhut Kaji Kecepatan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 22:11 WIB
https img z okeinfo net content 2017 09 13 320 1775421 pertimbangkan biaya menko luhut kaji kecepatan kereta cepat jakarta surabaya dDF7mk0r2q jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Pemerintah mempertimbangkan beberapa hal mengenai kereta cepat Jakarta Surabaya. Khususnya pertimbangan mengenai biaya yang akan dikeluarkan dalam pembangunan kereta cepat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, karena pertimbangan cost itulah saat ini tengah melakukan kajian kembali terkait proyek kereta cepat Jakarta Surabaya. Khususnya mengenai kecepatan yang akan ditempuh Kereta cepat tersebut.

Baca juga: Wah, Uji Kelayakan Sementara Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Segera Tuntas!

"Kemarin saya bicara dengan Menteri Perhubungan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) studi sudah melakukan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan KAI. Sekarang kita lihat ini masalah cost," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Menurut Luhut ada dua kemungkinan kecepatan kereta kencang Jakarta-Surabaya. Dua kemungkinan tersebut yaitu 160 km per jam dan 200 km per jam.

Baca juga: Apa Kabar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya?

"Terus terang masih lihat apa kita mau ambil opsi dulu di mana menggunakan 160 km per jam, atau kita mau yang 200 km per jam," kata Luhut

Menurut Luhut jika kecepatan kereta mencapai 200 km per jam, harus dibangun hingga 1.000 underpass untuk menghilangkan perlintasan sebidang. Tujuannya untuk mengurangi d hambatan kereta saat sedang melakukan perjalanan.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Diadu dengan Pesawat, Lebih 'Kencang' Mana?

"Kalau 200 km per jam, harus bangun underpass 900-1000 perlintasan, dan besok kami akan rapat dengan Menteri Perhubungan. Setelah itu kita akan melaporkan pilihannya ke Presiden. Kita belum putus mengenai ini," jelasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini