Image

Keluh Kesah Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan, dari Tarik Pajak hingga Kelola Belanja Negara

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 08:44 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 14 20 1775602 keluh kesah sri mulyani jadi menteri keuangan dari tarik pajak hingga kelola belanja negara K3KkqoL4bc jpg Ilustrasi (Foto: ant)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bagi siapa pun warga Indonesia yang memiliki penghasilan maka dia adalah subjek pajak dan apapun yang dihasilkannya adalah objek pajak.

Sehingga ia mengatakan untuk mengubah suatu mekanisme perpajakan tidaklah mudah. Sehingga terkait dengan pajak progesi penulis pihaknya akan melihat terlebih dahulu.

 Baca juga: Sempat Protes ke Sri Mulyani, Bagaimana Sih Perhitungan Pajak Penulis?

"Yaa ini yang memang harus dilakukan kita semua. Di UU APBN kami kalau seandainya ada sektor yang butuh insentif, dia itu bayar pajak, tapi ditanggung Pemerintah," ungkapnya di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017) malam.

Namun ia mengatakan bukan berarti semua sektor ataupun profesi harus datang kepadanya dan mengadukan masalah perpajakan. Karena tugasnya tidak hanya mengumpulkan pajak tapi juga mengurus belanja negara yang sudah ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah (APBN) untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

 Baca juga: Dugaan Korupsi Rp14 Miliar Kembali "Coreng" Ditjen Pajak, Pengawas Internal Harus Lebih Ketat!

"Saya bayangkan kalau semua profesi datang ke saya, Bu saya ini penting, butuh insentif. Makanya saya itu kalau sebagai Menkeu di satu sisi kumpulkan rupiah demi rupiah, makanya selama pendapatan di atas Rp54 juta dia bayar pajak. Di sisi lain, kami di Kemenkeu juga kelola belanja Rp2.200 triliun yang diharapkan bisa mulai untuk bangun infrastruktur. Buat sekolah, bayar guru, kesehatan, lindungi yang miskin," jelasnya.

Menurutnya, tapi masyarakat juga harus ikut berperan dalam menjalankan negara ini yakni dengan mengawasi pekerjaan pemerintah terutama pegawainya di Kemenkeu. Karena ia sendiri saja tidak akan mampu untuk mengawasi ribuan pegawainya yang tersebar di seluruh Indonesia.

 Baca juga: Jelaskan Pajak Penulis, Sri Mulyani: Sangat Disayangkan Tere Liye Tidak Hadir

"Kalau ada apa-apa tinggal foto atau video saja. Kirim ke saya. Ini Bu anak buah ibu yang katanya mau melayani. That's fine. Karena mengurus ini semua, tidak mudah. Ada 40 ribu pekerja kita yang harus dijaga, moral, integritasnya, insentifnya," paparnya.

"Kalau orang kreasi bilang saya kena pajak, saya enggak bisa kerja. Kalau orang pajak enggak bisa bilang, Bu saya moodnya gak bagus, thats too bad, just work. Jadi please also support kita semua. I think, we need to pay tax. Karena di lagu Indonesia Raya, jadi pandu ibuku, sampai kita sampai tujuan akhir masyarakat yang adil dan makmur," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini