Image

Akan Kaji NPPN Penulis Buku dan Pekerja Seni, Sri Mulyani: Kami Lihat Dulu

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 09:51 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 14 20 1775632 akan kaji nppn penulis buku dan pekerja seni sri mulyani kami lihat dulu vglz7sX4Jb jpg Ilustrasi (Foto: ant)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan dialog perpajakan bersama dengan pekerja seni baik musisi hingga penulis buku. Hal ini berawal dari penulis Tere Liye yang memprotes pajak yang dibebankan kepada profesinya.

Penulis buku Dewi Lestari (Dee Lestari) juga ikut menyuarakan pendapatnya langsung kepada Sri Mulyani di dalam acara tersebut. Dirinya menilai masih ada perlu perbaikan un0 pajak penulis buku. Sehingga ia meminta untuk menurunkan Norma Perhitungan Penghasilan Netto (NPPN) sebesar 50% bagi penulis maupun pengarang buku.

"Kita sudah mendengar antara pekerja seni dan penulis ada perbedaan. Kita akan lihat proses penetapan NPPN 50%, apakah dianggap masih mencerminkan kebutuhan dari profesi pekerja seni versus penulis," ungkap Sri Mulyani di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017) semalam.

Menurutnya, Pemerintah akan mengkaji untuk penetapan pajak bagi pekerja seni. Seperti perkataan Dee Lestari, yakni perbedaan antara penyanyi, penulis, aktor, produser hingga pelukis sehingga Pemerintah perlu memetakan.

"Apakah ada yang perlu direvisi supaya menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi industri kreatif di Indonesia. Kami akan lihat itu, tapi nampaknya ekosistem perlu dipetakan supaya kita tidak perlu reaktif setiap kali terhadap sesuatu karena masing-masing pasti ada

usulan dan justifikasinya," jelasnya.

"Kalau kasusnya Tere Liye, ada yang bicara tarif dan ada juga mengenai prosesnya. NPPN 50% tepat atau tidak tepat, apakah mau jadi seperti UMKM kena pajak final atau tidak, itu bisa dibahas secara teknis. Tapi selama masih WP Orang Pribadi, maka NPPN 50%," imbuhnya.

Namun Sri Mulyani menjelaskan bahwa dirinya siap dan akan terbuka untuk melakukan dialog perpajakan bukan hanya untuk penulis dan pekerja seni tapi juga untuk profesi lainnya. Bagi kasus keluhan pajak penulis, pemerintah memungkinkan untuk mengkaji ulang NPPN atau poin lainnya.

"Jadi yang disebut open ini, kita akan mendengar kalkulasi desainnya. Kalau masuk akal sesuai kebutuhan nasional, akan kita lakukan," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini