Eks Pejabatnya Jadi Tersangka, Dirjen Ken: Akhir Tahun Banyak yang Nyerang Ditjen Pajak

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 14 September 2017 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 14 20 1775692 eks-pejabatnya-jadi-tersangka-dirjen-ken-akhir-tahun-banyak-yang-nyerang-ditjen-pajak-UHRlKD7Ur1.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menahan eks-pejabat Kantor Pelayanan Pajak Madya Gambir, Agoeng Pramoedya (AP). Dirinya menjadi tersangka dugaan korupsi penerimaan gratifikasi, hadiah atau janji dalam pengurusan pajak.

Tersangka diduga menerima dana dari pihak-pihak lain melalui rekening yang bersangkutan di beberapa bank dengan total sebesar Rp14,16 miliar.

Baca juga: Tunjangan Kinerja Cukup Tinggi, Pegawai Pajak Korupsi karena Apa?

Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Ken Dwijugiasteadi mengatakan kasus tersebut bukanlah kasus baru tapi masih imbas dari kasus lama yakni kasus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca juga: Pegawai Pajak Terima Suap Rp14 Miliar, Sri Mulyani: Kita Hormati Keputusan KPK

"2010 itu. Tahun 2010 itu kasus PPATK itu. Sudah dipecat kok. Sudah dipecat. Jadi kalau akhir tahun, anda lihat deh. Semua nyerang ke Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Jadi sudah biasa," ungkapnya di Gedung Ditjen Pajak, Rabu (13/9/2017) malam.

Baca juga: Dugaan Korupsi Rp14 Miliar Kembali "Coreng" Ditjen Pajak, Pengawas Internal Harus Lebih Ketat!

Menurutnya, kasus ini terjadi karena masyarakat yang ingin mempercepat urusannya sehingga memberikan sejumlah uang kepada petugas. Sehingga ia meminta kepada masyarakat agar tidak menghalalkan segala cara demi kepentingan agar hal ini tidak terjadi lagi.

"Wajib Pajak (WP) jangan nyogok dong. WP nya jangan nyogok," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini