Image

Infrastruktur Jadi Syarat Utama Pertumbuhan Ekonomi Bisa Lompat Tinggi

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 14:47 WIB
https img okeinfo net content 2017 09 14 20 1775847 infrastruktur jadi syarat utama pertumbuhan ekonomi bisa lompat tinggi gbZoo25Nl3 jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - Pemerintah didorong untuk terus giat membangun infrastruktur untuk menciptakan pemerataan dan menunjang pertumbuhan ekonomi. Real Estate Indonesia menilai hal itu diperlukan agar Indonesia tidak semakin tertinggal.

Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata menilai, langkah pemerintah yang saat ini fokus membangun infrastruktur sebagai langkah yang tepat guna mengejar ketertinggalan.

Baca Juga: Menteri PUPR: Potensi Air di Papua Sangat Besar

"Program pemerintah itu sudah yang paling benar. Kenapa? Karena kalau Indonesia tidak membangun infrastruktur saat ini akan lebih ketinggalan lagi di masa datang. Sementara tetangga kita sudah jauh infrastrukturnya," kata dia di sela Pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD, Serpong, Kamis (14/9/2017).

Infrastruktur, menurut Eman merupakan investasi jangka panjang. Awalnya memang tampak tidak begitu signifikan dampak positifnya. Namun, setelah 3-5 tahun akan mulai dirasa manfaatnya bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Oktober Jadi Bandara Internasional, Menko Luhut Tes Mendaratkan Private Jet di Silangit

"Nah dari sekarang sampai 3-5 tahun ke depan kita harus survive, harus mulai mempersiapkan diri, nanti kita bisa lihat Indonesia setelah lima tahun itu akan langsung melompat jauh ke depan dalam hal pertumbuhan ekonomi dan pemerataan," paparnya.

Pria yang akrab disapa Eman itu menambahkan, seiring dengan bertumbuhnya infrastruktur akan sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Maka pemerintah bisa mendorong perubahan ekonomi lewat pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: APBN Terbatas, Menko Darmin Cari Instrumen Baru Pendanaan Infrastruktur

"Karena apa? Karena pertumbuhan infrastrukturnya sudah selesai, market ada, jadi saya kira momentum ini bukan hanya sekedar target jual rumah, tapi ada target psikologis, ini lebih jauh menciptakan value bagaimana kita menciptakan dan berkarya untuk negeri ini dan harus didukung," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini