Image

Ganti Pegawai Lama Jadi Baru, Menteri Susi Tawarkan Pensiun Dini

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 17:16 WIB
https img k okeinfo net content 2017 09 14 320 1775991 ganti pegawai lama jadi baru menteri susi tawarkan pensiun dini Lb4tleFxZs jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menawarkan program pensiun dini atau golden handshake kepada pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memasuki usia 50 tahun ke atas dengan masa kerja di atas 10 tahun.

Susi mengatakan, program golden handshake ini dilakukan dalam rangka pengurangan dan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) di KKP. Di mana pegawai yang ingin pensiun dini akan mendapat program transformasi PNS menjadi wiraswasta kelautan dan perikanan baru.

"Rencana pertama kita akan melakukan golden handshake hampir 1.000 orang. Tapi itu bertahap selama tiga tahun," tuturnya di Gedung Mina Bahari IV KKP, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Baca juga: Budi Sadikin Jabat Direktur Inalum, Menteri Rini: Beliau Bisa Benahi Sektor

Menurut dia, rencana KKP ini sesuai dengan semangat Pemerintah yakni menuju efisiensi dan peningkatan kualitas pelayanan naik. Sebagai pengganti pegawai pensiun dini, nanti ada tambahan pegawai CPNS baru yang akan disaring penerimaannya tahun ini.

"Kita jatahnya kan 300-an, jadi kita mau yang terbaik dulu. Dari the best five dari setiap universitas dan akademi,"ujarnya.

Sementara ini, sambung Susi, pendaftar pegawai yang ikuti program golden handshake sebanyak 75 orang dengan kompensasi tentu yang berbeda-beda.

Baca juga: Mau Jadi Anak Buah Menteri Susi Pudjiastuti? Simak Caranya

"Kita lihat dia pensiunnya tinggal berapa tahun kan beda-beda (kompensasinya. Ada yang tinggal (iga tahun, lima tahun. Intinya kita ingin tidak produktif yang sudah berusia lanjut diganti dengan yang produktif,"tuturnya.

Adapun kompensasi khusus yang diberikan yakni berupa gaji bersih, tunjangan keluarga dan pangan serta tunjangan khusus sebesar gaji pokok. Untuk komponen yang diperhitungkan dalam kompensasi khusus yakni penghasilan (take home pay) bulan terakhir, usia pegawai, sisa masa kerja sampai dengan BUP dan present value annuity, discount factor mempertimbangkan SBI rate.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini