Image

Realisasikan Program 1 Juta Rumah, Pengembang Minta "Suaranya" Didengar Pemerintah

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 14:25 WIB
https img k okeinfo net content 2017 09 14 470 1775821 realisasikan program 1 juta rumah pengembang minta suaranya didengar pemerintah ze1NzhG1R2 jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mengklaim kontribusinya terhadap program sejuta rumah terbilang signifikan. Oleh karenanya, asosiasi pengembang tersebut ingin lebih diperhatikan pemerintah.

"Kita ingin tunjukkan komitmen REI dalam bangun dan dukung sejuta rumah. Bahwa REI akan bangun hampir 50% dari program sejuta rumah," kata Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata di sela Pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD, Serpong, Kamis (14/9/2017).

Baca juga: Miris! Jumlah Keluarga yang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni Masih Tinggi

Kontribusi yang nyaris 50% tersebut, diungkapkan oleh pria yang akrab disapa Eman itu hasil akumulasi dari hunian yang terbangun pada tahun 2016 ditambah target REI sepanjang 2017.

"Tahun lalu kan nonsubsidi, apartemen mewah dan lain-lain itu hampir 250 ribu. Nah sekarang REI menargetkan 200 ribu unit MBR. Berarti kan hampir 450 ribu," jelasnya.

Baca juga: Tidak Layak Huni, 40% Rumah Subsidi Banyak yang Tak Berpenghuni

Karena menilai asosiasinya memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sejuta rumah yang diprogramkan pemerintah, maka pihaknya mendesak pemerintah untuk lebih memerhatikan para pengembang perumahan.

"Tentu suara kita harus ditampung dan didengar dan diimplementasikan apabila terjadi hal-hal yang bisa hambat program ini," paparnya.

Baca juga: Wow, Kota Ini Siap Bangun 3.000 Unit Rumah Layak Huni di 2017

Eman menambahkan, jika hambatan yang ada terkait proses pembangunan perumahan bisa diminimalkan, maka dia percaya kontribusi REI dalam penyediaan hunian akan lebih meningkatkan. "Kita bisa bukan hanya 200 ribu, bisa lebih banyak lagi," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini