nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hero: Kami Tidak Ada Rencana Tutup Toko Besar-besaran Tahun Ini

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 17:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 15 278 1776799 hero-kami-tidak-ada-rencana-tutup-toko-besar-besaran-tahun-ini-MkfKjYtI3C.jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengakui pihaknya tengah fokus menjaga kondisi keuangan di tengah situasi yang cukup berat bagi bisnis retail belakangan ini.

Untuk menjaga kondisi keuangannya di tengah situasi itu, perseroan memutuskan melakukan efisiensi. Bahkan emiten berkode saham HERO perseroan juga telah menutup sejumlah toko dengan sejumlah pertimbangan. Hal itu terpaksa dilakukan karena diakuinya kondisi beberapa tahun lalu cukup berat.

Baca Juga: Jajaran Direksi HERO Dirombak, Tak Berkaitan dengan Ketiadaan Dividen

"Pada 2015 memang kondisi lagi berat dan kami rasionalisasi toko dan ada beberapa toko yang ditutup," terang Presiden Direktur HERO, Stephane Deutsch dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (14/9/2017).

Namun dirinya tak merinci secara jelas berapa jumlah toko yang ditutup, di mana saja toko-toko tersebut, dan toko brand HERO yang mana yang ditutup. Menurut dia, keputusan yang diambil perseroan dengan menutup sejumlah toko sebagai suatu hal biasa bagi sebuah perusahaan.

Baca Juga: Tak Bagi Dividen, Hero Supermarket Rombak Jajaran Direksi

"Mohon maaf jumlah toko yang ditutup enggak bisa berikan detailnya. Sebagai usaha ritel, wajar jika toko-toko mengalami penutupan misal masalah demografis. Tapi kita enggak ada rencana tutup toko besar-besaran tahun ini," lanjutnya.

Baca Juga: Terlalu Banyak Impor, Saham Hero Baru Bisa Naik Jelang Lebaran

Meski melakukan penutupan beberapa tokonya, Stephane mengatakan, pihaknya juga tetap tidak membatasi ekspansi. Ekspansi tetap dilakukan oleh perseroan meski disadari pasar ritel.

"Kita tetap akan ekspansi, buka toko baru. Walaupun sebenarnya masih menantang bisnis ritel di Indonesia, tapi kami terus berencana kembangkan bisnis kami," lanjutnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini