Image

Ritel Asing Jadikan Indonesia 'Sasaran Empuk' Investasi

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Minggu 17 September 2017, 17:38 WIB
https img okeinfo net content 2017 09 17 320 1777667 ritel asing jadikan indonesia sasaran empuk investasi Faa0xpmAGT jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Meski pertumbuhan ritel melambat, namun Indonesia tetap menjadi pasar potensial ritel asing. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebut tahun ini ada dua pembukaan gerai baru.

"Selain pemain lama, ada yang dari Turki, ada yang dari Jepang. Hanya yang dari Eropa belum masuk karena masih melihat kondisi ekonomi Indonesia," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey di Jakarta.

Baca Juga: Resmikan Pabrik Oleokimia Senilai Rp4,77 Triliun, Menperin Airlangga: Minat Investasi Masih Tinggi di Indonesia

Menurutnya, ritel asing atau lokal di hadapan pemerintah tetap sama. Sebagai wadah, Aprindo melihat ritel asing masuk sebagai keniscayaan dari globalisasi. Bagian dari market globalination, Asia Economic Community, WTO dan lainnya.

"Memang secara global semua negara membuka diri untuk adanya investasi asing. Karenanya Aprindo memandang bahwa satu keniscayaan sehingga dapat dijadikan evaluasi bagi ritel lokal," kata Roy.

Baca Juga: Datangi Pabrik Tekstil, Pengusaha China Minat Investasi di RI

Selain itu, masuknya ritel asing dapat dijadikan ajang kompetisi atau daya saing yang sehat. Sebab, jika tidak ada kompetitor menganggap ritel lokal yang terbaik.

"Kami berharap pelaku ritel asing mematuhi peraturan yang dibuat regulator. Baik daftar negatif investasi BBKM yang mengatur tentang luasan perusahaan asing," ujarnya.

Baca Juga: Korea hingga China Lirik Kaltara, Berencana Investasi Rp351,96 Triliun

Pihaknya berharap ritel asing tersebut mempekerjakan tenaga kerja lokal dan berupaya menjual produk Indonesia. Karena masuknya ritel asing ke Indonesia itu keniscayaan, apalagi jumlah penduduk Indonesia mencapai 255 juta.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini