Ingin Belanja di Luar Negeri? Download Dulu Ceisa Mobile untuk Hitung Pajaknya

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 20 320 1779997 ingin-belanja-di-luar-negeri-download-dulu-ceisa-mobile-untuk-hitung-pajaknya-5vdxFRPoI8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyediakan aplikasi yang membantu masyarakat untuk menghitung bea masuk barang bawaan penumpang. Upaya ini dilakukan oleh Ditjen Bea Cukai agar masyarakat mempertimbangkan besaran bea masuk yang harus mereka setorkan nantinya.

"Bea Cukai sudah menyiapkan satu aplikasi yang sangat sederhana yang bisa di-download di Android, mengenai kalkulasi perhitungan Bea Masuk dan pajak Impor untuk barang-barang yang sering dibeli di luar negeri," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Aplikasi yang diberi nama Ceisa Mobile bisa di-download dari Play Store untuk pengguna perangkat smartphone Android. Untuk saat ini, bagi pengguna iOS baru dapat mengakses melalui website.

Teknisnya, masyarakat dapat menggunakan fasilitas kalkulator yang tersedia dalam aplikasi. Cukup dengan memasukkan harga produk yang dibeli. Kemudian, masyarakat yang telah mempunyai NPWP dapat mencantumkannya dalam aplikasi. Setelah itu, kalkulator akan menghitung secara otomatis besaran bea masuk yang harus dibayarkan.

Dengan demikian, lanjut Heru, setelah belanja sebuah produk masyarakat dapat mengetahui langsung pajak yang ditanggung, ketika mereka kembali ke dalam negeri. Pajak yang akan dibayarkan tersebut diharapkan menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli barang.

"Sehingga kita mempunyai pemahaman bahwa d isamping harga yang harus kita bayar di luar negeri, juga mesti harus ditambah dengan bea-bea dan pajak impornya. Supaya nanti ekspektasinya tidak terlalu tinggi. Iya kan," kata dia.

Lebih baik lagi, kata Heru, ketika masyarakat menyadari besarnya bea masuk yang harus ditanggung, maka mereka memutuskan untuk membeli produk dari dalam negeri. "Kalau setelah saya hitung-hitung malah lebih mahal dari yag di Indonesia, ya beli saja di Indonesia. Ini yang kita harapkan. Syukur-syukur kemudian membeli made in Indonesia," ujarnya.

Sekadar informasi, pengenaan bea masuk di Indoensia saat ini, untuk individu sebesar USD250 dan untuk keluarga USD1.000.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini