nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rogoh Rp40 Miliar, Red Planet Indonesia Caplok Karya Bangun Hotelindo

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 14:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 29 278 1785488 rogoh-rp40-miliar-red-planet-indonesia-caplok-karya-bangun-hotelindo-Mzc4HbpChg.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) mengakuisisi PT Karya Bangun Hotelindo (KBH). Pemilik jaringan hotel Red Planet ini mengambil KBH untuk memudahkan mereka melakukan ekspansi Red Planet Hotels.

Melansir keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/9/2017), dengan pemeblian saham PT KBH yang memiliki tanah seluaas 2.500 m2, maka perseroan akan mendapat kesempatan untuk mengembangkan usahanya sebagai chain hotels dengan nama Red Planet Hotels.

Pembelian atau akuisisi saham PT KBH dilakukan dari pemegang saham sebelumnya, Mawardi Koe dan Suwrdi Koe. Adapun harga pembelian atau akuisisi saham PT KBH, dilakukan pada harga Rp40 miliar, yang masih 20% di bawah ekuitas perseroan.

Sekadar informasi, perseroan mencatatkan penurunan pendapatan menjadi Rp31,55 miliar hingga periode 30 Juni 2017 dibandingkan pendapatan Rp33,36 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Disebutkan, beban pokok penjualan turun jadi Rp18,72 miliar dari Rp19,19 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp12,83 miliar dari laba bruto Rp14,17 miliar tahun sebelumnya. Beban umum naik jadi Rp33,24 miliar dari Rp28,06 miliar dan rugi sebelum pajak turun menjadi Rp18,55 miliar dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp25,47 miliar.

Rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp18,27 miliar turun dari rugi Rp25,46 miliar. Total aset hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp509,97 miliar turun dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang mencapai Rp628,19 miliar.

Penurunan kinerja keuangan PT Red Planet Indonesia Tbk sudah terlihat dari triwulan pertama. Dimana perseroan meraih pendapatan sebesar Rp15,22 miliar atau turun dibandingkan pendapatan Rp16,53 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini