nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pinjam Uang demi Perbaiki Rumah Bocor, Perlukah?

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Minggu 01 Oktober 2017 06:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 30 320 1786305 pinjam-uang-demi-perbaiki-rumah-bocor-perlukah-yhexZQhP3D.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Memasuki bulan Oktober 2017 musim di Indonesia mulai beralih ke musim hujan. Tak menutup kemungkinan, Indonesia akan dilanda hujan dengan intensitas tinggi. Tak ayal beberapa daerah kerap mengalami banjir ketika musim hujan datang.

Selain itu, tahukan anda bahwa saat musim hujan, kita baru menyadari bahwa ada bagian-bagian rumah kita yang bocor, seperti genteng hingga tembok yang masuk rembesan air. Namun, karena di luar dugaan maka anggaran pun tak langsung ada, sehingga kita harus mencari cara lain untuk mendapatkan dana memperbaiki yang bocor karena akan menyusahkan jika hanya dibiarkan.

Lalu bijakkah kita meminjam uang demi perbaiki rumah yang bocor?

Baca Juga: Jangan Khawatir Rumah Bocor, Simak! Cara Antisipasinya dengan Dana Darurat

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan sebetulnya harus dilihat dulu seberapa parah rumah yang rusak dan mengganggu itu. Jika hanya bocor kecil dan bisa ditangani dengan menampung menggunakan ember, Anda tidak perlu meminjam uang. Jika bocor belum parah, Anda bisa menunggu sampai mempunyai uang sendiri.

Namun, lain halnya jika sudah bocor besar dan tidak bisa ditampung lagi atau bahkan sudah merusak barang-barang lain maka meminjam adalah hal yang wajar karena tidak punya anggaran untuk kondisi darurat.

"Semisal menampung air hujan yang bocor lewat atap dirasa sudah terlalu merepotkan ataupun khawatir barang-barang lain bisa rusak karenanya, meminjam uang bisa jadi solusi untuk segera memperbaikinya," ungkapnya kepada Okezone.

Baca Juga: Bayar Tol Wajib Nontunai, Bijakkah Isi Uang Elektronik sampai Rp1 Juta?

Andi melanjutkan, bukan berarti meminjam uang lantas dalam jumlah besar atau sembarang tempat. Menurutnya, pinjam lah uang sesuai dengan anggaran yang dibutuhkan karena jika terlalu banyak akan repot juga mengembalikannya.

Selain itu, disarankan untuk tidak meminjam uang kepada rentenir dengan bunga yang besar. Ia menyarankan untuk meminjam kepada saudara atau teman dan bila mereka tidak mempunya uang yang cukup maka pinjamlah ke bank salah satunya bisa dengan menggunakan kartu kredit.

"Sumber peminjaman uang disarankan yang pertama ke saudara atau teman, karena tentu bisa bebas bunga dan lebih fleksibel dalam pengembaliannya. Alternatif berikutnya berbelanja kebutuhan barang dan peralatan yang dibutuhkan menggunakan kartu kredit. Walaupun memang jasa tukangnya belum bisa dibayar menggunakan kartu kredit," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini