Share

Resmikan Tol Padang-Pekanbaru hingga Akademi Pelayaran, Jokowi Akan Terbang ke Sumbar

ant, Jurnalis · Selasa 03 Oktober 2017 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 03 320 1788022 resmikan-tol-padang-pekanbaru-hingga-akademi-pelayaran-jokowi-akan-terbang-ke-sumbar-YZauyFqhAE.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

PADANG - Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan meresmikan sejumlah proyek di Sumbar, pada pertengahan Oktober 2017 diantaranya pengendalian banjir Batang Anai, pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru, Indarung VI, dan Akademi Pelayaran.

"Dijadwalkan dua minggu lagi atau pertengahan Oktober 2017," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sebelum memulai rapat koordinasi kedatangan presiden di Padang, Selasa.

Baca juga: Sudah 29 Tahun, Ini 13 Ruas Tol yang Berhasil Dioperasikan

Informasi tersebut diperolehnya dari Menteri Pekerjaana Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menyebutkan presiden akan ke Sumbar.

Selain itu, presiden juga dijadwalkan menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakat Sumbar.

Baca juga: H-10 Lebaran, Ruas Tol Kualanamu-Sei Rampah Mulai Difungsikan

Kedatangan presiden tersebut menunjukkan proyek pemerintah di Sumbar bernilai strategis, terutama pembangunan tol yang menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menghubungkan Sumbar dengan Riau dan trans sumatera di sepanjang pesisir timur.

Pembangunan tol itu akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama, Padang-Sicincin, tahap dua Pekanbaru-Bangkinang dan tahap tiga Sicincin-Bangkinang. Pengerjaan itu sesuai dengan ketersediaan anggaran di pemerintah pusat.

Baca juga: Mantap! Presiden Jokowi Bakal Resmikan 2 Ruas Tol Trans Sumatra

Pembangunan fisik dimulai pada 2018, sementara tahapan pembebasan lahan Oktober sudah dimulai. Untuk pembebasan lahan ini, pemerintah tidak akan menggunakan APBD. Semuanya melalui dana yang diupayakan pemerintah pusat.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini tengah menjajaki pembangunan jalan tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru menggunakan pinjaman dari Pemerintah Jepang, disamping skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Tol sepanjang 240 kilometer itu diperkirakan membutuhkan nilai investasi mencapai Rp 35 triliun.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini