nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dengan E-Government, Penambahan Formasi PNS Tak Bisa Main-Main Lagi!

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 11:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 04 320 1788384 dengan-e-government-penambahan-formasi-pns-tak-bisa-main-main-lagi-OSENg5sqNR.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) meyakini penerapan e-government mampu mewujudkan sistem birokrasi lincah, efektif dan efisien. Dengan e-government, pengajuan tambahan formasi PNS dari instansi pemerintah pun bisa lebih dikontrol.

Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan, di saat melakukan kunjungan ke daerah ada Bupati yang mengajukan tambahan formasi PNS utamanya tenaga pengajar alias guru. Dia meminta tambahan guru sebanyak 1.800.

"Bupati sampaikan ke saya 'tolong tambah guru kami'. Kemudian saya tanya berapa kurang kira-kira 1.800 orang. Saya setujui, tapi saya minta datanya, minta sekolah mana saja yang PNS nya kurang. Kemudian berapa ideal satu sekolah PNS nya. Ternyata enggak ada data," ujarnya, di Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Baca Juga: Masuki Tahap Krusial, Seleksi CPNS Mahkamah Agung Libatkan Akademisi

Dia mengatakan, PAN-RB tentu mendukung kinerja instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga kerja tambahan. Namun harus jelas data dan transparan berapa kebutuhan PNS.

Dia melanjutkan, dari diskusi dengan Bupati daerah yang mengajukan tambahan guru itu, ada guru honorer yang menyampaikan bahwa ada ketidakadilan di dalam sistem pengajaran.

"Saya tanya Bupati, ada yang tepuk tangan, ternyata dia support apa yang saya tanya mengenai berapa data guru yang dibutuhkan. Ternyata setelah tepuk tangan, dia sampaikan sebagai guru honorer dan ternyata selama ini guru PNS di sana dan yang banyak kerja honorernya," sambungnya.

Baca Juga: Kabar Bahagia! Kuota CPNS Tak Terpenuhi, Instansi Bisa Usul Ulang

Dari hasil kunjungan kerja ini, Asman memastikan formasi PNS dari instansi pemerintah tidak akan terjadi kelebihan lagi. Semua data akan transparan, di mana instansi sampaikan formasi melalui e-goverment kemudian akan dilakukan pemeriksaan apa yang dibutuhkan.

"Jadi sekarang instansi pemerintah manapun mau ajukan formasi silahkan melalui e-Formasi. Kita akan lihat apa yang dibutuhkan, jangan hanya formasi yang dibutuhkan berulang itu terus," tuturnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini