nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurangi Praktik Calo, UMKM Bisa Lakukan Pinjaman Secara Online

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 21:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 06 320 1790472 kurangi-praktik-calo-umkm-bisa-lakukan-pinjaman-secara-online-V1QqZJvEvS.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM menggagas konsep Financial Technologi (Fintech). Program ini bertujuan untuk mempermudah mitra koperasi dan UKM agar bisa mengajukan pinjaman secara online.

Direktur Koperasi Konsumen Firdaus Putra Aditama mengatakan, dengan sistem online bisa mengurangi praktik percaloan yang dilakukan oknum. Tentu saja, kata dia, LPDB bisa lebih terakses ke daerah-daerah.

"Hal ini bisa memperluas dan mempermudah akses ke manapun dan siapapun. Karena selama ini dari dulu banyak oknum yang memanfaatkan soal akses terkait peminjaman dana bergulir," ujar Firdaus dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Terkait kendala kemungkinan gagap teknologi bagi pelaku usaha mikro dari kalangan orangtua yang ingin meminjam dana usaha, Firdaus yakin LPDB sudah memikirkannya.

"Pada kasus yang seperti itu, LPDB bisa kerjasama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu di daerah atau Dinas Koperasi untuk membantu entri datanya," jelasnya.

Menurutnya, kesulitan yang dihadapi calon peminjam dana usaha adalah panjangnya jalur birokrasi yang harus dilewati.

"Karena dulu sebelum online, kita harus menyiapkan segepok dokumen persyaratan ini itu. Dijilid terus diantar ke Jakarta atau via pos. Nah, kalau begitu kan kita tidak tahu apakah dokumen sampai pada orang yang tepat atau tidak." tambah Firdaus yang juga Pengurus Kopindo Jakarta.

Dengan harapan, Fintech ini menjadikan koperasi yang familiar dengan menggunakan teknologi untuk bisa menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman.

Terkait kinerja, menurut data LPDB, dari tahun 2008 hingga 2017, LPDB telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp8,49 triliun kepada 1.012.287 UMKM melalui 4.299 mitra. Sedangkan realisasi dana bergulir di 2017 sebesar Rp405,27 miliar yang disalurkan kepada 46.602 UMKM melalui 49 mitra di seluruh Indonesia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini