nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! Pekerja Migran ASEAN Sudah Sumbang Remitansi Rp824,6 Triliun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 14:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 09 320 1791733 mantap-pekerja-migran-asean-sudah-sumbang-remitansi-rp824-6-triliun-WbPTli64rH.jpg Ilustrasi Tenaga Kerja. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Laporan Bank Dunia menyebutkan adanya peningkatan tajam arus migrasi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) dalam periode tahun 1995 hingga 2015. Tahun 2015 tercatat sebanyak 6,7 juta migran di kawasan ASEAN yang menghasilkan remitansi sebesar USD62 miliar atau setara dengan Rp824,6 triliun di kawasan ASEAN.

Sekira USD62 miliar dalam bentuk remitansi terkirim ke negara-negara ASEAN pada 2015 ," ujar Kepala Ekonom Bank Dunia Wilayah Asia Timur dan Pasifik Sudhir Shetty melalui video conference, di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Baca Juga: Permintaan Tenaga Kerja Tak Seimbang, Menaker Hanif Dhakiri Sebut Dunia Kerja RI Pasif

Dia melanjutkan, remitansi menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) bagi negara tujuan maupun negara asal pekerja imigran. Sebut saja di Malaysia, yang menjadi negara tujuan terbesar kedua bagi para pekerja migran.

Simulasi menemukan bahwa kenaikan 10% jumlah pekerja migran berketerampilan rendah meningkatkan PDB riil Malaysia sebesar 1,1%. Sedangkan di Thailand, analisis terakhir menunjukkan bahwa tanpa pekerja migran, PDB akan turun sebesar 0,75%.

Baca Juga: Tolak Diskriminasi! Perusahaan Transportasi Harus Terima Pekerja Perempuan

Sudhir menyebutkan, dengan pilihan kebijakan yang tepat, negara-negara pengirim dapat memperoleh keuntungan ekonomi dari pekerja migran. Dia menilai negara pengirim juga perlu memberikan perlindungan kepada warga negaranya yang menjadi pekerja migran.

"Di negara penerima, jika kebijakan migrasi sesuai dengan kebutuhan ekonomi, pekerja asing dapat mengisi kekurangan tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," imbuh dia.

(mrt)

Berita Terkait

Tenaga Kerja

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini