nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Terganjal, Subsidi Listrik 900 Va Diminta Diberikan ke 8 Juta Pelanggan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 18:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 11 320 1793537 masih-terganjal-subsidi-listrik-900-va-diminta-diberikan-ke-8-juta-pelanggan-DW7uOHLQUm.jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah menyetujui pagu untuk rencana kerja dan anggaran (RKA) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 2018 sebesar Rp6,4 triliun. Namun di sela persetujuan, Fraksi Partai Gerindra menyatakan menolak pagu tersebut.

Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Ramson Siagian meminta pemerintah menjelaskan secara detail mengenai pemberian subsidi pada pelanggan 900 volt ampere (va) yang ternyata tidak tepat sasaran. Dari catatanya, masih ada 35% pelanggan 900 va atau sekira 8 juta yang tidak mampu.

"Ini kan pemerintah sampaikan baru 6,5 juta yang disubsidi itu baru 20%, Sekitar 8 juta itu harus tetap diproteksi dibantu," ujarnya di ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Ramson pun meminta pemerintah mencarikan solusi untuk pelanggan yang subsidinya dicabut ini. Jika data pemerintah 6,5 juta, maka masih ada 1,5 juta pelanggan lagi yang subsidinya harus diberikan. Hal ini supaya data 8 juta pelanggan yang 900 va tidak mampu berhak mendapatkan haknya.

"Masih banyak mereka tidak mampu dan bayar keekonomian dan pemerintah tidak anggat itu. Kami tidak sepakat. Karena tidak jelas soal itu,"tegasnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan menanggapi pernyataan dari Fraksi Gerindra tersebut. Dia menjelaskan, sesuai dengan keputusan rapat Banggar bahwa subsidi listrik diberikan sekira Rp52,66 triliun.

Baca juga: Soal Subsidi Listrik 900 Va, Menteri Jonan Terima 108.778 Pengaduan Masyarakat

"Ini keputusan sama dengan rapat kerja Komisi VII dan ESDM pada 13 September. Di dalam pembahasan raker sudah disampaikan bahwa pelanggan 900 va yang berhak ada 6,5 juta pelanggan. Asalnya di dalam APBN 2017 yang tidak pernah saya hadiri itu rapatnya hanya 4,1 juta,"ujarnya.

Dia meneruskan, karena awalnya 4,1 juta pelanggan yang layak tapi ada pelanggan 900 va lain yang merasa dirinya masih berhak mendapat subsidi, maka diputuskan membentuk tim verifikasi oleh ESDM dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Jadi setelah di survei ada 6,5 juta. Jadi di SPBN pelanggan 900 va itu 4,1 juta akhirnya 6,5 juta. Di APBNP 2017 itu anggaran yang subsidinya menjadi Rp52,66 triliun,"jelasnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Pelanggan Listrik 900 Va Masih Ada yang Disubsidi

Dia menambahkan, dari 6,5 juta pelanggan yang sudah dicatat, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah. Sampai sekarang jika memang ada masyarakat yang merasa haknya dicabut, silakan melapor ke kantor PLN terdekat.

"PLN akan menampung kalau sudah dicabut, mungkin ada yang kelewat. Kalau terjadi silakan lapor dan akan di verifikasi, kalau subsidinya kurang ya kita minta di APBNP 2018,"tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini