Image

Peringatan IMF: Kerentanan Finansial Bisa Gagalkan Pemulihan Global

ant, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 17:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 20 1794200 peringatan-imf-kerentanan-finansial-bisa-gagalkan-pemulihan-global-DfxiyDeaRv.jpg (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa meningkatnya kerentanan finansial dapat menggagalkan pemulihan global yang telah lama ditunggu, meskipun stabilitas keuangan terus membaik.

"Sistem keuangan global terus menguat dalam merespons dukungan kebijakan luar biasa, peningkatan peraturan, dan kenaikan siklus dalam pertumbuhan," kata IMF dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global, Rabu (11/10/2017).

"Namun di luar perbaikan baru-baru ini, lingkungan yang sedang melanjutkan akomodasi moneter - yang diperlukan untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan inflasi - juga menyebabkan meningkatnya valuasi aset dan tingkat leverage yang lebih tinggi," kata lembaga pemberi pinjaman yang berbasis di Washington tersebut memperingatkan.

Baca Juga: Makna Pertemuan G20 di 2017


Kondisi moneter dan keuangan longgar yang terus berlanjut mendorong selera risiko para investor, dan memperluas pencarian mereka terhadap imbal hasil, kata IMF. Seiring pencarian imbal hasil yang semakin intensif, risiko pasar beralih dari sektor perbankan ke sektor non-perbankan, tambahnya.

Selain pencarian imbal hasil yang intensif, ekonomi-ekonomi utama melihat tingkat utang mereka meningkat.

Menurut laporan tersebut, di negara-negara G20, utang yang dimiliki oleh lembaga-lembaga non-keuangan, seperti pemerintah, rumah tangga dan perusahaan, sekarang melampaui 135 triliun dolar AS, setara dengan sekitar 235 persen dari PDB gabungan mereka.

Baca Juga: Indonesia-Norwegia Perkuat Kerjasama Sektor Perdagangan dan Perikanan


IMF memperingatkan bahwa risiko-risiko, seperti lonjakan inflasi dan lonjakan suku bunga yang tiba-tiba, dapat memicu gejolak pasar, yang dapat menyebabkan para investor mengalami kerugian yang lebih besar.

"Tantangan utama yang dihadapi para pembuat kebijakan adalah memastikan bahwa penumpukan kerentanan finansial terkendali, sementara kebijakan moneter tetap mendukung pemulihan global," kata IMF.

IMF menyarankan agar bank-bank sentral besar benar-benar menjelaskan rencana mereka untuk melepaskan akomodasi moneter agar tidak menimbulkan gejolak pasar.

Regulator-regulator keuangan harus menggunakan kebijakan-kebijakan makro-kehati-hatian untuk mengekang kenaikan leverage dan mengatasi risiko-risiko stabilitas keuangan, kata IMF.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini