Image

Mengenal Exchange Traded Fund, Masa Depan Reksa Dana

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 14:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 278 1794007 mengenal-exchange-traded-fund-masa-depan-reksa-dana-mDXrGBdn2J.jpg Reksa Dana ETF. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pola investasi masyarakat terus berubah sejalan dengan bertambahnya literasi tentang jasa keuangan dan perkembangan teknologi. Investor pun mulai mencari instrumen investasi yang memberikan return lebih tinggi dengan modal paling minim.

Dari sekian banyak instrumen investasi di pasar modal, reksa dana adalah pilihan tepat bagi investor pemula. Reksa dana memberikan imbal hasil yang cukup tinggi, namun menawarkan risiko yang lebih rendah.

Salah satu jenis instrumen reksa dana yang dapat menjadi pilihan di samping reksa dana konvensional adalah Exchange Traded Fund (ETF) atau reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek.

Baca Juga: Terlalu Kusut, KSEI Diminta Jadi Pintu Masuk Laporan Reksa Dana

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) PT Pinnacle Investama Guntur Putra menyebut, reksa dana dan ETF adalah pintu gerbang investor menuju ke pasar modal, lantaran karekteristiknya tersebut yang sangat sesuai bagi investor pemula.

"ETF merupakan produk reksa dana di masa mendatang the next generation of indeks investing. Jadi pintu gerbang investor untuk masuk ke pasar modal jadi harusnya diawali melalui reksa dana," ujarnya di Gedung BEI, Kamis (12/10/2017).

Guntur menjelaskan, karakteristik ETF yang membedakannya dengan reksa dana konvensional adalah ETF diperdagangkan langsung di pasar modal, dengan demikian investor ETF dapat memantau pergerakan investasinya.

"ETF kan reksa dana yang diperdagangkan dan diperjualbelikan di bursa jadi dari sisi transaksi dari sisi transparansi semuanya ada. Jadi kalau dilihat dari benefitnya ETF dan konvensional dari sisi fleksibilitas jauh lebih unggul ETF," jelas dia.

Baca Juga: Jauh Panggang dari Api, Nasabah Reksa Dana Cuma 0,2% Penduduk Indonesia

Keunggulan dari sisi transaparansi, membuat ETF sangat direkomendasikan bagi investor yang ingin memantau secara langsung investasinya. Berbeda dengan reksa dana konvesional yang memberikan pelaporan secara berkala dari manajer investasi. "Investor bisa melihat isi maupun bobotnya jadi enggak perlu khawatir kalau ada saham yang aneh-aneh," jelasnya.

"Itu kan yang ditakutkan oleh investor dan dari sisi ke amanan ini bukan hanya di regulasi oleh OJK tapi di monitor secara aktif oleh KSEI KPEI dan BEI," imbuhnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini