Image

Wapres JK Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Infrastruktur RI-Belgia, dari Pelindo I hingga Humpuss

ant, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 17:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794189 wapres-jk-saksikan-penandatanganan-kerja-sama-infrastruktur-ri-belgia-dari-pelindo-i-hingga-humpuss-RPnp5VgAcz.jpg (Foto: Ant)

BRUSEL - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam kunjungannya ke Belgia, menyaksikan penandatanganan 3 nota kesepahaman (MoU) antara para pelaku bisnis kedua negara di bidang pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Brusel Ance Maylany mengatakan, penandatangan kerja sama dilakukan pada acara High Level Roundtable Discussion yang diadakan Federasi Pengusaha Belgia (Federation of Belgian Enterprises - FEB) dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Luar Negeri, Duta Besar RI di Brussel dan Ketua Kadin Indonesia.

Sementara di pihak Belgia, hadir Duta Besar Belgia untuk Indonesia serta perwakilan dari Kemlu Belgia dan sekitar 25 orang CEO dari perusahaan besar di Belgia.

"Pertemuan diadakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kerja sama investasi dan dagang yang selama ini telah terjalin antara kedua negara," kata Ance Maylany, Kamis (12/10/2017).

Baca Juga:

Para CEO hadir mewakili perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi ataupun ingin mengembangkan usahanya di Indonesia "Saya memahami apa kendala dan tantangan yang dihadapi anda saat ini ketika melakukan usaha di Indonesia," kata Jusuf Kalla.

Pemerintah saat ini terus melakukan perbaikan dan melakukan deregulasi kebijakan dagang dan investasi sejak tahun 2015 dan membangun berbagai infrastruktur guna memberikan insentif bagi para pengusaha dan memudahkan minat investasi di Indonesia. Acara tersebut menjadi ajang bagi para CEO menyampaikan pengalaman terkait berbagai isu yang dihadapi dalam mewujudkan rencananya berinvestasi di Indonesia termasuk yang akan melakukan ekspansi usaha maupun yang baru merintis usahanya.

Ketiga kerja sama yang disepakati antara PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) dengan PT Van Oord Dredging International Asia Pacific tentang kerja sama proyek pengembangan Kuala Tanjung.

Baca Juga:

Dalam jangka pendek, kerja sama tersebut fokus pada proyek pengerukan dan pembangunan terminal peti kemas.

Kedua antara PT Valdo Investama Siat Group tentang kerja sama pengembangan perkebunan terpadu dan sentra bioteknologi di Maluku. Rencana investasi perusahaan mencapai USD50 juta.

Dalam jangka pendek, fokus pada pengembangan tanaman tropis, seperti rempah-rempah dan pengembangan sentra bioteknologi.

Sedangkan kerja sama ketiga antara PT Humpuss Intermoda Transportasi dengan Exmar NV tentang rencana pembentukan perusahaan patungan di bidang pengembangan dan pembangunan LNG Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) untuk mensuplai kebutuhan IPP PLTGU (Java 1 dan Tambak Lorok) milik konsorsium Pertamina, Sojitz dan Marubeni.

Rencana investasi proyek mencapai USD400 juta. LNG berasal dari kilang Pertamina di Bontang yang telah dipesan/dikontrak oleh PLN. Adapun, PPA sudah ditandatangani oleh PLN.(ZG).

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini