Image

Kementerian PUPR Pamerkan 3 Tahun Kinerja Jokowi, dari 800 Ribu Rumah hingga Proyek Infrastruktur

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 17:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794218 kementerian-pupr-pamerkan-3-tahun-kinerja-jokowi-dari-800-ribu-rumah-hingga-proyek-infrastruktur-2HnE47MHeh.jpg Foto: Trio Hamdani/Okezone

JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memamerkan hasil kinerja di bidang infrastruktur oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 3 tahun terakhir.

"Jadi kalau programnya kabinet kerja, infrastruktur khususnya di Kementerian PUPR adalah konektifitas, jalan nasional, jalan perbatasan, jalan tol," kata Basuki ketika ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Kementerian PUPR, lanjut dia juga mendukung program ketahanan pangan dengan mendorong pembangunan infrastruktur persediaan air yang mana itu digunakan untuk irigasi lahan pertanian.

Baca juga: Catat! Menteri PUPR Sebut Asrama Pelatnas Bulutangkis Cipayung Tak Pantas Ditempati Juara Dunia

"Dari kami ketahanan air, pembangunan jaringan irigasi 1 juta hektare, jaringan irigasi 3 juta hektare. Di tahun ketiga ini jaringan irigasi Insya Allah sekitar 60%- 70%. Kemudian bendungan, kalau konsepnya Bapak Jokowi kita bisa bangun mengembangkan sawah," paparnya.

"Makanya beliau membangun 49 waduk untuk menyiapkan air. Kemudian untuk menyiapkan air itu bersih sekarang ini baru mencapai 70% servisnya kepada masyarakat. Targetnya nanti mudah-mudahan bisa 100% di 2019. Sanitansi itu membutuhkan air," lanjutnya.

Baca juga: Wih! Kementerian PUPR Siapkan Rp20 Triliun untuk Infrastruktur Sumatra, Bangun Apa Saja?

Kemudian untuk perumahan, Basuki optimis pada tahun ini bisa terbangun sebanyak 800 ribu unit sehingga angka backlog perumahan bisa berkurang berkat terbangunnya unit hunian tersebut. "Kita tahun ini 800 ribu unit rumah bisa kita bangun, kita bisa 3-4 kali lipat dari tahun sebelumnya," jelasnya.

Menteri PUPR melanjutkan bahwa pihaknya akan terus mempercepat proses pembangunan infrastruktur. Berkat berkembangnya infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, dia mengatakan saat ini peningkat daya saing Indonesia terus membaik.

"Kalau 3 tahun ini bisa dibayangkan daya saing infrastruktur kita meningkat jauh, dari sekitar 62 menjadi 60 sekarang 52. Jadi ranking kita sudah naik 10 lebih dalam 3 tahun ini. Mudah-mudahan bisa meningkat lagi dikejar dalam dua tahun ini," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini