Image

Rupiah Tembus Rp13.500/USD, Pengusaha Infrastruktur Deg-degan

ant, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 21:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794385 rupiah-tembus-rp13-500-usd-pengusaha-infrastruktur-deg-degan-rnA5CrWi82.jpg Ilustrasi Infrastruktur. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan pelemahan. Bahkan, nilai tukar Rupiah dalam beberapa hari belakangan terus berada di level Rp13.500 per USD.

Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan SDM Infrastruktur Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Dandung Sri Harninto, mengatakan pelemahan niai Rupiah ini juga sempat membuat pengusaha khawatir terutama yang mempunyai proyek infrastruktur. Pasalnya banyak bahan pembangunan yang masih mengandalkan impor.

"Jalan tol Trans Sumatera misalnya, sudah kita coba hitung komponen impornya 60%. Jadi tergantung teknologi, metode yang digunakan. Perkiraan saya, komponen impor proyek simpang susun Semanggi ‎60%, dari dalam negerinya tidak lebih dari 40%," ungkapnya di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Menurutnya, banyak yang mulai khawatir dengan pelamahan nilai tukar Rupiah ini. Mulai dari perusahaan pembangun hingga penyedia bahan bangunan.

Terutama bila kontrak nilai tukar Rupiah yang dilakukan sebelumnya sudah melampaui 10%. Dirinya mencontohkan jika kontrak awal harga Rp13.000 nah saat Rupiah melemah menjadi Rp13.500 maka pengusaha akan panik.

"Ketika Rupiah sudah melemah lebih dari 10%, sedangkan marjin cuma 10%, ya kita jadi nombok. Harga bahan-bahan kan naik, akhirnya tidak bisa suplai dan proyek bisa stuck atau mandek. Jadi dari pengamatan saya banyak proyek itu berhenti karena tidak ada material atau bahan bangunan, serta masalah pembebasan lahan," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini