Image

Soal Perkembangan Fintech, IMF: Pemangku Kepentingan Harus Lebih Lincah

ant, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 20 1794690 soal-perkembangan-fintech-imf-pemangku-kepentingan-harus-lebih-lincah-klKiOIteKG.jpg Foto: IMF

WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) mendukung keterlibatan pemangku kepentingan dalam penguatan kerja sama dalam bidang teknologi finansial (Fintech) yang semakin memiliki ruang dalam kegiatan ekonomi.

"Kami belum sepenuhnya yakin, tapi penggunaan mata uang digital, model baru dalam intermediasi sektor keuangan dan kecerdasan aritifisial (AI) dapat mengubah cara kita bekerja," kata Lagarde di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 di Jakarta, Kamis (13/10/2017).

Lagarde menyatakan hal tersebut seusai bertemu perwakilan dari 40 negara berkembang dan institusi internasional di Washington untuk membicarakan Fintech dan dampak perubahan teknologi kepada sektor finansial.

Baca Juga: Menko Luhut di Washington: Ongkos Transportasi Tinggi Lahirkan Inefisiensi

Ia menambahkan banyak ide bermunculan mengenai Fintech serta diskusi mengenai seberapa nyata dampak yang dihasilkan maupun penggunaan teknologi informasi yang unik ini.

"Pesan kami, akan memberikan kesempatan kepada bank sentral dan pemegang kepentingan untuk meraih dampak positif Fintech serta tantangannya," ujar Lagarde.

Selain bertemu dengan pemangku kepentingan, Lagarde juga mengadakan diskusi dengan bank sentral utama, pimpinan industri maupun inovator untuk mendorong lahirnya regulasi terkait dan keterlibatan bank sentral.

Baca Juga: Di Pertemuan IMF-World Bank, Gubernur BI Bicara soal Kebijakan Moneter Indonesia

"Kami percaya, sebagai individu maupun kelompok, telah memiliki kapasitas untuk memperkuat pemanfaatan teknologi dan masa depan ekonomi yang bermanfaat bagi semua. Untuk itu, pemangku kepentingan harus lebih lincah, bereksperimen serta saling bekerja sama," ujar Lagarde.

Saat ini, penggunaan Fintech dianggap bisa mendukung pembangunan kapasitas dan pengawasan kinerja ekonomi. IMF juga telah mengeluarkan dua riset aktif mengenai mata uang virtual dan Fintech serta jasa keuangan.

Sebagai institusi global, IMF menjadi platform ideal untuk saling bertukar informasi, membangun konsensus di antara pembuatan kebijakan dan mengevaluasi dampak kebijakan internasional kepada domestik.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini