Image

Delegasi Sambangi Pasar Modal Indonesia, BEI: Investasi China Sangat Potensial

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 278 1794586 delegasi-sambangi-pasar-modal-indonesia-bei-investasi-china-sangat-potensial-AJeRXb12U9.jpg Delegasi China ke BEI (Foto: Ulfa Arieza/Okezone)

JAKARTA - Delegasi China yang tergabung dalam Chinese Securities Association of Hong Kong (HKCSA) pagi ini menyambangi pasar modal Indonesia. Rombongan dari negeri tirai bambu tersebut mendapatkan kehormatan untuk membuka perdagangan hari ini.

Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan rombongan tersebut mengadakan roadshow ke berbagai bursa efek di Asia Tenggara untuk menggali serta menjajaki berbagai potensi kolaborasi dan integrasi ekonomi lintas negara. Indonesia termasuk negara yang dikunjungi selain Thailand dan Malaysia.

Nicky mengatakan, minat mereka sangat tinggi untuk kerjasama ke pasar modal ASEAN, menyusul kesuksesan kerjasama di bidang pemerintahan.

"Sebenarnya untuk sektor pasar modal kita belum ada kerjasama secara langsung seperti ini, yang sudah berjalan lebih kepada sektor pemerintahan," ujarnya di Gedung BEI, Jumat (13/10/2017).

Nicky melanjutkan, investor dari China adalah investor yang sangat potensial. Mengingat jumlah investor China di pasar modal terbilang sedikit dibandingkan dengan investor asing lainnya.

Saat ini, kata Nicky, mereka cenderung memilih Hong Kong sebagai negara tujuan investasi, dengan pertimbangan geogafis negara yang berdekatan.

"Investor dari China akan sangat potensial karena selama ini mereka banyak berinvestasi di Hong Kong karena paling dekat tinggal menyebrang pulau. Tapi selain Hong Kong mereka mulai mencoba kemungkinan melihat pasar Asia Tenggara.," kata dia.

Nicky juga berharap, kunjungan ini menjadi pembuka jalan bagi kerjasama pasar modal Indonesia dan China. BEI selanjutnya akan memikirkan langkah sebagai kunjungan balsan dari rombongan pasar modal China tersebut.

Setelah pembukaan perdagangan kita akan ada pertemuan. Setelah ini kita akan bicara lebih lanjut kira - kira langkah apa ke depan yang bisa kita lakukan untuk menjalin kerjasama kepada perusahaan dan investor yang ada di China," tukas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini