Image

Bos Virgin Group Richard Branson Ikut Investasi Hyperloop

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 11:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1794594 bos-virgin-group-richard-branson-ikut-investasi-hyperloop-QdHwPQGXnz.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Richard Branson berniat untuk berinvestasi di Hyperloop One, sebuah startup yang mengembangkan sistem transportasi cepat futuristik yang pertama kali diimpikan oleh CEO SpaceX sekaligus Tesla, Elon Musk.

Branson dan perusahaannya, Virgin Group, menginvestasikan sejumlah uangnya untuk memulai kemitraan baru, namun dirinya tidak menyebutkan besaran investasi tersebut. Sebagai bagian dari kesepakatan, startup akan mengubah citranya sebagai Virgin Hyperloop One dan Branson akan bergabung dalam dewan direksi.

 Baca juga: Sindir Kereta Cepat, Jokowi Sebut Hyperloop. Apa Itu?

"Setelah mengunjungi situs uji Hyperloop One di Nevada dan bertemu dengan tim kepemimpinannya pada musim panas yang lalu, saya yakin bahwa teknologi terobosan ini akan mengubah transportasi seperti yang kita ketahui dan secara dramatis mengurangi waktu perjalanan," ujar Branson.

Misi Virgin adalah fokus menggunakan Hyperloop One untuk mengangkut penumpang dan kargo.

 Baca juga: Jokowi: Kita Bahas Kereta Cepat, yang Lain Sudah Hyperloop

Seperti diketahui, di 2013, Musk mengemukakan gagasan bagi pengusaha untuk membuat tabung vakum masif yang suatu saat bisa mengantarkan seseorang dari Los Angeles ke New York dalam 45 menit. Dia menggambarkan konsep hyperloop sebagai "sebuah persilangan antara Concorde, railgun dan air hockey table."

Beberapa startups menghadapi tantangan tersebut, termasuk Hyperloop One, yang didampingi oleh teman Musk, Shervin Pishevar.

 Baca juga: China Siapkan Hyperloop bak Kereta Secepat Peluru, Bagaimana Wujudnya?

Startup tersebut telah mengumpulkan lebih dari USD200 juta sebelum pengumuman hari Selasa. Awal tahun ini, perusahaan tersebut menyelesaikan uji coba pertamanya di luar Las Vegas.

"Anda mungkin pernah mendengar tentang nama hyperloop melalui Elon Musk," tulis Branson dalam sebuah posting blog yang mengumumkan kesepakatan tersebut. "Teknologi Hyperloop telah sumber terbuka dan yang lainnya didorong untuk mengambil gagasan dan mengembangkannya lebih lanjut."

"Virgin Hyperloop One memimpin dalam upaya ini," lanjutnya, mencatat bahwa perusahaan tersebut mengerjakan proyek menarik di Timur Tengah, Eropa, India, Kanada, dan Amerika Serikat.

Tapi Hyperloop One bukan berarti tanpa kontroversi. Perusahaan itu terlibat dalam sebuah tuntutan sangat berantakan tahun lalu antara kedua pendiri perusahaan tersebut. Gugatan tersebut mengklaim Hyperloop One, Pishevar dan pemimpin lainnya salah mengelola uang perusahaan, mempekerjakan anggota keluarga, dan mengancam rekan pendiri Brogan BamBrogan.

Sementara itu, Musk sekarang bekerja paruh waktu dalam proyek serupa, yang disebut The Boring Company. Ini adalah membangun jaringan untuk terowongan bawah tanah untuk memungkinkan transportasi yang lebih cepat antar kota.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini