Image

Bukan Pindah Pabrik, Inalum Mau Perluas Produksi di Kalimantan Utara

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 11:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1794603 bukan-pindah-pabrik-inalum-mau-perluas-produksi-di-kalimantan-utara-FGcVD11hdP.jpg Foto: Feby/Okezone

JAKARTA - PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum mengklarifikasi adanya rencana pemindahan pabrik dari Kualatanjung, Medan ke Kalimantan Utara (Kaltara). Menuju Kaltara, Inalum berencana membangun pabrik baru untuk meningkatkan produksi hingga 1,5 juta ton alumunium.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin menerangkan, dalam membangun pabrik alumunium dibutuhkan cost energy yang sangat efisien di daerahnya. Seperti di Kaltara, Inalum melihat adanya cost energy yang efisien karena adanya Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Baca juga: Budi Gunadi Sadikin Jadi Dirut Baru Inalum, Menteri Rini: Jadikan Holding Tambang yang Besar!

"Nah kita mau meningkatkan kapasitas produksi di sana menjadi 1,5 juta ton. Ini rencana jangka panjang kita hingga 2025. Jadi bukan memindahkan, pabrik di Kualatanjung masih ada," ujarnya, di Kantor Inalum, Energy Building, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Sementara itu, Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis Inalum Sahala Hasoloan Sijabat menambahkan, saat berkunjung ke Kalimantan Utara, Presiden Jokowi menghampiri booth Inalum.

"Tiba-tiba Pak Johan budi datang ke Inalum. Ia tanya ngapain Inalum di sini, saya jelaskan mau pengembangan pabrik dari Kualatanjung yang 500.000  ton, tahap pertama dikembangkan di Kaltara 500.000 ton nanti jadi 1,5 juta ton," tuturnya.

Baca juga: Jadi Dirut, Budi Gunadi Sadikin Disiapkan Bawa Inalum ke Holding Tambang!

Usai bicara dengan Juru Bicara Johan Budi, Presiden Jokowi  pun menyempatkan melihat booth Inalum. Setelah itu kembali dijelaskan bahwa Inalum akan meningkatkan produksi menjadi 1,5 juta ton.

"Nah, beliau pergi dan kemudian wawancara dengan media di sana. Saya pulang dari  Tanjung Selor, langsung ada berita Inalum akan pindah. Jadi bukan itu, kita ini akan  nambah 3 kali lipat produksi," tandansya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini