Image

Dapat Suntikan Dana, Tol Pandaan-Malang Ditargetkan Beroperasi 2019

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 14:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1794726 dapat-suntikan-dana-tol-pandaan-malang-ditargetkan-beroperasi-2019-6xco1ROTVm.jpg Foto (Giri/Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mendapatkan dana sindikasi kredit untuk pembiayaan jalan tol Pandaan-Malang. Sindikasi kredit senilai Rp4,179 triliun didapatkan dari Bank Mandiri, BNI dan BCA sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Book Runner (JMLAB) dengan kreditur dari Bank ICBC Indonesia, Bank Indonesia Eximbank dan Bank Jateng, Agen Fasilitas BCA, Agen Jaminan Bank Mandiri dan Agen Penampungan BNI. 

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan-Malang Agus Purnomo mengatakan, dengan pembiayaan yang didapat, pihaknya akan terus menggenjot pengerjaanya, sehingga dirinya menargetkan pada tahun 2019, tol Pandaan-Malang sudah bisa beroperasi secara penuh.  

Baca juga: Bangun 2 Jalan Tol, Jasa Marga Dapat Suntikan Dana Rp7,765 Triliun

"Untuk jalan tol Pandaan-Malang saat ini sudah berjalan pelaksanaan konstruksi," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Menurut Agus, pembangunan tol Pandaan-Malang sepanjang 37,62 kilometer (km) tersebut, akan dibagi menjadi 5 seksi, dimana secara total progres pembebasan lahan saat ini sudah mencapai 78%.

"Pengadaan tanah saat ini di Pandaan-Malang ini total sudah mencapai 78%. Dari kebutuhan yang ada," jelasnya. 

Untuk seksi satu, pengerjaannya meliputi ruast tol Pandaan-Purwodadi dengan panjang 14,92 km. Sementara untuk seksi dua ruas tol Purwodadi-Lawang dengan panjang 8 km.

Baca juga: Sederet Jalan Tol di Jawa Timur, untuk Perlancar Mudik

Sementara itu seksi tiga adalah pengerjaan ruas tol Lawang-Pakis dengan panjang 7,5 km. Untuk ruas tol ini progres pembebasan lahannya mencapai 95,58% dan progres konstruksi 2,21%. 

"Dari pembagian 5 seksi yang kami lakukan untuk sesi 1,2,3 sepanjang 30 kilometer pembebasan sudah mencapai lebib dari 92%. Sehingga kami optimis tahun depan awal triwulan 4 selesai konstruksi sesi 1,2,3 sepanjang 30 km mudah-mudahan bisa lebih cepat karena tanah sudah tersedia," jelasnya. 

Sementara untuk seksi 4 dan 5 pembangunan untuk ruas tol Pakis I dan Pakis II dengan panjang 4,10 km, dan seksi terakhir adalah pembangunan ruas tol Pakis II Malang dengan panjang 4,41 km. 

"Sedangkan untuk sesi 4 dan 5 kami targetkan akhir tahun ini pengadaan tanah sudah sukses 100%, sehingga target konstruksi dan pengoperasian bisa dilakukan pada akhir tahun 2018," jelasnya.

Baca juga: 2018, Tol Trans-Jawa Ditargetkan Tuntas

Berikut data lengkap panjang ruas tol dan progres dari masing-masing seksi jalan tol Pandaan-Malang:

1. Seksi I : Pandaan-Purwodadi (14,92 km), progres pembebasan lahan 85,76%, sedangkan progres konstruksi 16,10%

2. Seksi II : Purwodadi-Lawang (8 km), progres pembebasan lahan 79,41%, progres konstruksi 3,72%

3. Seksi III : Lawang-Pakis (7,50 km), progres pembebasan lahan 95,85%, progres konstruksi 2,81%

4. Seksi IV : Pakis I-Pakis II (4,10 km), progres pembebasan lahan 28,24%

5. Seksi V : Pakis II-Malang (3,10 km), progres pembebasan lahan 41,41%, progres konstruksi 0,42%

(tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini