Image

Tepis Isu PHK, Jasa Marga Tawarkan Penjaga Gerbang Tol Berkarier di Anak Usaha

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 21:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1795133 tepis-isu-phk-jasa-marga-tawarkan-penjaga-gerbang-tol-berkarier-di-anak-usaha-5u5I2bxeY1.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menyiapkan program alih profesi bagi karyawan Jasa Marga yang sudah tidak bertugas di Gerbang Tol. Hal ini sejak dicanangkannya kebijakan transaksi elektronik atau non tunai di seluruh gerbang tol di Indonesia.

"Kami telah menyiapkan antisipasi, khususnya terkait strategi untuk kelanjutan pekerjaan karyawannya yang bertugas di gerbang tol," ungkap Direktur SDM & Umum PT Jasa Marga, Kushartanto Koeswiranto di Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, sebagai sebuah perusahaan BUMN, yang mengemban misi agent of development Jasa Marga menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya. Untuk itu, sebagai solusi Jasa Marga menyiapkan program A-Life (Alih Profesi) kepada karyawan-karyawan yang terkena dampak dari kebijakan elektronifikasi ini.

Baca juga: Tak Ada Pemecatan, Jasa Marga Bakal Alihkan Karyawannya ke Anak Usaha

"Program A-Life merupakan program pengalihan pekerjaan atau perubahan jalur karir ke bidang yang berbeda dengan bidang sebelumnya. Program ini bertujuan memberi kesempatan kepada Karyawan untuk mengembangkan dan menambah pengalaman baru sesuai dengan kemampuan dan minat Karyawan," jelasnya.

Lanjutnya, pihak Jasa Marga telah menyiapkan dua pilihan alih profesi yang ditawarkan kepada karyawannya mulai dari pindah ke anak perusahaan hingga membuat usaha sendiri.

"Kami tawarkan dua pilihan yakni alih profesi ke unit kerja atau anak perusahaan, yang ada di dalam lingkup Jasa Marga Group dan alih profesi menjadi wirausaha," paparnya.

Untuk alih profesi ke Jasa Marga Group, perusahaan menyiapkan alternatif yaitu tetap di cabang di lingkungan Jasa Marga atau pindah tugas ke anak perusahaan. Sejalan dengan ekspansi bisnisnya saat ini, Jasa Marga aktif mengembangkan jalan tol baru di bawah anak perusahaan dan bidang usaha lain yang mendukung bisnis inti Jasa Marga.

Selain itu, dalam tiga tahun ke depan Jasa Marga menargetkan akan mengoperasikan 600 Km jalan tol baru. Jasa Marga juga aktif mengembangkan anak perusahaan, seperti: Jasa Marga Toll Operations, Jasa Marga Maintenance Service, Jasa Marga Properti, Jasa Marga Rest Area.

Baca juga: Berlakukan Cashless, Jasa Marga Pastikan Tak Ada PHK Karyawan!

Adapun saat ini telah tersedia 900 posisi baru di Jasa Marga Group yang dapat diisi oleh Karyawan yang melakukan alih profesi. Pendaftar untuk posisi baru tersebut saat ini per hari Jumat (13/10/2017) sudah mencapai 586 orang.

"Bagi karyawan yang akan alih profesi ke posisi baru di unit kerja lain tersebut, akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, dan dilanjutkan dengan program magang, sebelum ditempatkan di unit kerja baru," ucapnya.

Sedangkan untuk alih profesi menjadi wirausaha, Jasa Marga akan memberikan pelatihan wirausaha yang nantinya diarahkan dapat menjadi wirausaha mandiri, atau wirausaha dengan dukungan Jasa Marga Group, misalnya dengan memfasilitasi outlet usaha di rest area-rest area yang dimiliki Jasa Marga Group.

Rangkaian program A-Life dan pelatihan bagi para karyawan merupakan upaya Jasa Marga dalam bertransformasi sejalan dengan perubahan teknologi. Maka dari itu, diperlukan kompetensi baru dalam mengawal revolusi teknologi yang tengah terjadi di era sekarang

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini